Jateng

Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 Senilai Rp10,9 T Terintegrasi dengan Giant Sea Wall, Atasi Banjir Rob

×

Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 Senilai Rp10,9 T Terintegrasi dengan Giant Sea Wall, Atasi Banjir Rob

Sebarkan artikel ini
Proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 (Semarang-Sayung) sepanjang 10,634 km yang teranggarkan Rp10,9 triliun terintegrasi dengan pembangunan giant sea wall (tanggul laut)
Proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 (Semarang-Sayung) sepanjang 10,634 km yang teranggarkan Rp10,9 triliun terintegrasi dengan pembangunan giant sea wall (tanggul laut). Proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 (Semarang-Sayung) sepanjang 10,634 km yang teranggarkan Rp10,9 triliun terintegrasi dengan pembangunan giant sea wall (tanggul laut). (Pemprov Jateng)

“Rencananya, tol terintegrasi fungsional akan selesai September 2027,” ucap Kushairi.

Harapannya, dengan selesainya Tol Semarang-Demak Seksi 1 (Kaligawe-Sayung), persoalan banjir di Kaligawe, Kota Semarang, dan sejumlah wilayah di Kecamatan Kaligawe, Genuk dan Sayung bisa teratasi.

BACA JUGA: Kementerian PU Sebut Tol Semarang-Demak Seksi 1B Jadi Bagian Giant Sea Wall, Target Rampung 2027

Selain itu, pernyataan Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengenai pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1, yang juga berfungsi sebagai tanggul laut dengan anggaran Rp10,9 triliun dari pemerintah pusat itu benar adanya.

Anggaran itu juga untuk pembangunan kolam retensi yang berfungsi untuk mengendalikan rob dan banjir di daerah Sayung Demak dan sekitarnya.

Sebelumnya, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan, dalam penanganan rob di Sayung Demak itu dilakukan dengan berbagai upaya.

“Kita punya program untuk jangka pendek, sedang, dan panjang,” katanya beberapa waktu lalu.

Luthfi mengatakan, pembangunan giant sea wall atau tanggul laut itu sudah menjadi anggaran dari pemerintah pusat.

Di luar pekerjaan tersebut, Luthfi mengatakan, akan merapatkan kembali langkah-langkah taktis penanganan banjir dan rob, serta abrasi untuk wilayah Kecamatan Sayung, Demak, dan sekitarnya.

Pekerjaan jangka pendek dan sedang seperti mendorong normalisasi sungai, yakni mengeruk sedimentasi. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp