“Predatornya dia mesti diburu, seperti biawak, burung elang, garangan, musang. Akhirnya di alam nggak ada yang makan telur ular, hasilnya ular jadi melimpah padahal habitat mereka semakin sempit juga, mereka masuk itu sebenernya cari makan,” jelas Perwira.
BACA JUGA: Kisah Anggota Tim Reptile Rescue Semarang, Standby 24 Jam Tangkap Ular yang Masuk Rumah
Sementara itu, jika ular sudah telanjur masuk area rumah warga, Perwira menyarankan agar masyarakat melakukan langkah pertama dengan mengusir ular tanpa melakukan kontak fisik. Caranya bisa menggunakan kayu maupun gagang sapu. Hal tersebut guna meminimalisir potensi ular menyerang manusia.
“Jika dirasa ular terlalu besar atau berbahaya, bisa memanggil tim RRS. Kami stand by 24 jam,” tutup Perwira. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





