“Kalau pengunjung dari catatan buku tamu kebanyakan dari luar kota. Seperti Blora, Magetan, Madiun, Ngawi, Purwodadi, Semarang, Magelang, sekitar Jateng dan Jatim seperti Tuban,” bebernya.
Per bulannya, peziarah bisa menembus 1.000 hingga 2.000 orang. Angka itu hanya yang tertulis di buku tamu saja.
“Dalam catatan buku tamu di meja yang kami siapkan. Kita lihat kadang tak menulis, satu bulan itu di atas 1.000 atau 2.000 pengunjung,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’amamr R. Qadafi





