Lini serang Persebaya juga mengalami kebuntuan, gagal mencetak gol dari skema open play dalam empat pertandingan terakhir. Kondisi ini membuat para pendukung setia mereka, Bonek serta Bonita, semakin kecewa dan menuntut tim segera bangkit.
Pelatih Persebaya, Paul Munster, menegaskan bahwa skuadnya harus tetap optimistis. “Kami harus mencari sisi positif dari situasi ini. Tren buruk ini tidak bisa terus berlanjut, kami harus tetap bersatu dan berjuang,” tegasnya.
Duel antara Persis Solo dan Persebaya diprediksi berjalan ketat. Persis butuh kemenangan agar bisa keluar dari dasar klasemen, sementara Persebaya harus segera bangkit untuk tetap bersaing di papan atas.
Apakah Green Force mampu kembali ke jalur kemenangan, atau justru Laskar Sambernyawa yang memanfaatkan momentum untuk bangkit? (*)





