Dalam menjaga kondusivitas natal, Haeruddin menyebut pihaknya bekerja sama dengan Dinas Perhubungan, TNI, Polri, dan stakeholder lain.
“Kita tahu bahwa pada tanggal-tanggal ini, 24-25 Desember sampai dengan tahun baru, bukan sekadar aktivitas peribadatan, tapi bertepatan dengan liburan. Tentu saja banyak masyarakat Jateng yang pulang kampung atau masyarakat luar akan masuk ke Jateng,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





