SEMARANG, beritajateng.tv – Warga Kota Semarang heboh dengan penemuan jenazah perempuan di salah satu kost hotel (kostel) yang berlokasi di Jalan Telaga Bodas Raya, Karangrejo, Gajahmungkur.
Kabar itu viral usai salah satu akun Instagram @smg_repostt mengunggahnya. Kabarnya, korban meninggal sekitar 05.40 WIB Senin, 17 November 2025.
Jenazah perempuan itu berinisial DLL, seorang dosen yang beralamat di Semawis, Tembalang.
Saat beritajateng.tv mengunjungi kostel tersebut pada Selasa, 18 November 2025, ada beberapa penjaga yang standby di depan hotel. Namun, mereka mengaku tak bisa memberikan informasi terkait kematian DLL.
Hingga kini, pihak Polsek Gajahmungkur belum memberikan keterangan resmi lanjutan perihal kematian DLL.
Namun dari informasi yang beritajateng.tv himpun, tercatat riwayat kesehatan terakhir DLL dengan tensi 190 dan gula darah 600.
BACA JUGA: Guru Agama, Pendidik Pos PAUD, Marbot, dan Perawat Jenazah Dapat Bisyarah Pemkot Semarang
Saat penemuan, jenazah DLL dalam kondisi terlentang tanpa busana. Seorang lelaki berinisial B pertama kali melaporkan kematian DLL pada Senin, 17 November 2025 kemarin sekitar pukul 9 pagi. B merupakan teman sekamarnya.
Pihak keluarga DLL meminta untuk dilakukan otopsi. Dari informasi yang beritajateng.tv peroleh, DLL yang bekerja sebagai dosen Universitas 17 Agustus (Untag) sudah tinggal di kostel tersebut selama 2 tahun.
Sebelumnya, kabar kematian DLl viral usai Instagram @smg_repostt mengunggahnya.
“Kota Semarang kembali di gegerkan penemuan jen*z*h, tepat nya di sebuah kamar hotel mimpi inn wilayah gajahmungkur. Menurut informasi yang kami Terima dari seorang pria yang enggan di sebut namanya, berawal pagi hari sekitar jam -+ 05.40 wib,” tulis akun @smg_repostt, Selasa, 18 November 2025.
“Pihak hotel mendapatkan laporan dari seorang bapak ber insial B, bapak tersebut menginformasikan ke pihak hotel bahwa ada seorang pengunjung tergeletak di dalam kamarnya (210),” lanjutnya.
Kapolsek Gajahmungkur AKP Nasoir membenarkan peristiwa tersebut. Nasoir mengatakan, korban ditemukan pagi kemarin bersama seorang pria.
“Korban perempuan asal Purwokerto, inisial D, umur 35 tahun, di ketahuinya itu jam sekitar jam 04.30 WIB. [Ditemukan] Berdua dengan seseorang, kan satu kamar, sama laki-laki,” ujar Nasoir, dalam sebuah wawancara.
Saat ditanya apakah hubungan DLL dan laki-laki itu pasangan kekasih, Nasoir tak bisa menjawab banyak.
“Kita belum berani mengatakan itu, pokoknya mereka satu kamar,” lanjutnya.
Nasoir mengatakan, laki-laki yang bersama korban pun tak diamankan dan baru dimintai keterangan. Korban dugaan kuat meninggal karena sakit.
“[Laki-laki] itu enggak kita amankan. Cuma kemarin sempat kita minta keterangan terkait kronologi saja, karena dugaan awal meninggalnya karena sakit,” terang dia.
BACA JUGA: PMI Jawa Tengah Luncurkan 2 Mobil Jenazah Gratis untuk Masyarakat, Nilainya Tembus Rp432 Juta
Berdasarkan pemeriksaan Inafis dan dokter RSUP Dr Kariadi, kata Nasoir, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh DLL.
“Dua hari sebelumnya berdua dengan lelaki yang ada di satu kamar itu, sempat berobat ke Tlogorejo juga dua haru berturut-turut tanggal 15-16, terus dokter sarankan untuk rawat jalan,” pungkas dia. (*)
Editor: Farah Nazila





