SEMARANG, beritajateng.tv – Justin Hubner kini resmi bergabung dengan klub Eredivisie, Fortuna Sittard, setelah kontraknya bersama Wolverhampton Wanderers berakhir. Keputusan ini diumumkan secara resmi oleh klub Belanda pada Selasa, 29 Juli 2025.
Transfer ini menjadi momentum penting dalam karier sang bek muda, Justin Hubner, karena ia mendapatkan kontrak tiga tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun.
Kembalinya Justin Hubner ke Tanah Belanda
Justin Hubner lahir pada 14 September 2003 di Den Bosch, memulai karier sepak bolanya di akademi Willem II dan Brabant United sebelum pindah ke Wolverhampton Wanderers pada 2020. Setelah lima tahun mengembangkan karier di Inggris dan sempat dipinjamkan ke Cerezo Osaka, ia memutuskan kembali ke Liga Belanda sebagai pemain profesional senior di level tertinggi.
BACA JUGA: Tiba-tiba Pakai VAR dalam Laga Indonesia Vs Vietnam AFF U23, Penentu Final?
Alasan di Balik Kepindahan
Fortuna Sittard melihat potensi besar dalam diri Hubner. Mengingat performa mereka yang masih bisa ditingkatkan. Mereka finish di peringkat ke-11 Eredivisie musim 2024/25.
Kehadiran Hubner memperkuat lini belakang secara signifikan. Posturnya yang tinggi (187 cm), agresivitas, serta kemampuan bermain dengan kaki kiri membuatnya cocok dengan gaya permainan tim di bawah pelatih Danny Buijs yang sering mengusung formasi 4‑3‑3.
Pengalaman Internasional sebagai Modal Utama
Hubner sudah mencatat debut untuk Timnas Indonesia pada awal 2024 setelah memperoleh kewarganegaraan Indonesia pada akhir 2023. Hingga pertengahan Juni 2025, ia telah mengumpulkan sekitar 18 caps untuk Timnas senior.
Pengalaman ini menambah nilai penting dalam tim Fortuna yang menginginkan profil pemain dengan mentalitas laga internasional.
BACA JUGA: Update Live Score Indonesia Vs Vietnam U23 Final AFF 2025
Harapan dan Tantangan di Musim Depan
Bergabungnya Hubner tidak hanya sebagai solusi pertahanan, tapi juga sebagai investasi jangka panjang. Dengan sistem yang menuntut pemain muda berkembang, Fortuna memberi kesempatan bagi Hubner untuk unjuk gigi di pentas Eredivisie.





