BLORA, beritajateng.tv – Seorang Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah membangun sebuah masjid berbiaya miliaran dengan. Kades bangun masjid tersebut dengan merogoh kocek sendiri.
Kades bangun masjid tersebut di tepi Jalan Raya Blora-Purwodadi. Ia adalah Kades Tengger bernama Modono. Kades Tengger, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora tersebut diperkirakan menghabiskan dana hampir Rp 5 miliar untuk membangun masjid.
Mordono mengaku niat membangun masjid tersebut bermula ketika ia Sholat Jumat di masjid desa. Ia merasa masjid desa tersebut terlalu kecil.
BACA JUGA: Banyak Hal Tak Biasa, Ini 7 Fakta Menarik Masjid Madegan Sampang, Salah Satunya Aneh tapi Nyata
“Awalnya saya melihat pas Jumatan di masjid dekat sini kok kecil, tidak muat untuk berjamaah. Saya terus berkeinginan untuk membangun masjid tepi jalan ini”, ungkapnya, Rabu 23 Agustus 2023.
Tidak hanya masjid saja, nantinya ia akan mengembangkan UMKM pada halaman masjid tersebut karena letaknya masjid di tepi jalan raya.
“Kalau dari perencanaan RAB yang sudah jadi itu kan butuh biaya banyak Rp 4 hingga 5 miliar. Makanya itu kami juga menerima kalau ada pihak yang mau dengan ikhlas bersama-sama membantu pembangunan masjid ini,” ujarnya.
Masjid nantinya bisa tampung ribuan jamaah
Menurutnya bangunan masjid ini nantinya bisa menampung ribuan jamaah.
Sementara untuk tanah urug, Murdono sudah menghabiskan biaya lumayan besar.Pasalnya kontur tanah miliknya dari jalan raya terlalu dalam. Dana pengurugan lahan tersebut juga berasal dari kantongnya sendiri.
BACA JUGA: Pembangunan Masjid Agung di Mijen Pemkot Kucurkan Dana Rp 10 Miliar
Sementara Bupati Blora Arief Rohman yang juga hadir meletakkan batu pertama pembangunan masjid mengapresiasi ide positif Kades tersebut. Masjid tersebut bernama Masjid Baitul Makmur.
“Ini letaknya strategis ya, nantinya juga akan ada rest area. Tambah UMKM biar ramai. Kami dari Pemkab mengapresiasi Pak Murdono yang memiliki ide postitif ini,” kata Bupati Blora.
Bupati berharap pembangunan masjid tersebut mampu menggerakkan perekonomian desa. Bupati juga sudah mengusulkan jalan raya Blora – Purwodadi tersebut menjadi jalan nasional. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto













