SEMARANG, beritajateng.tv – Memasuki H+2 perayaan Idul Fitri 1444 H, arus balik sudah mulai terlihat di jalur-jalur wilayah Kabupaten Semarang.
Hal itu Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra, SIK., MM. benarkan saat memantau langsung arus balik pada tol di Rest Area 456 jalur B Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Senin (24/4/2023).
Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra melakukan pemantauan bersama Kasat Lantas AKP Dwi Himawan C. SIK, MM. dan Kanit Turjawali Ipda Bowo, S.H..
Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi arus balik baik dengan PJR Tol Polda Jateng, Polres Salatiga, dan Polres Boyolali.
Koordinasi Arus Balik Berupa Sterilisasi Kendaraan
“Kami memantau untuk kegiatan masyarakat yaitu arus balik dari arah Solo/Surabaya ke arah Semarang maupum Jakarta sudah mulai ada peningkatan. Oleh sebab itu, kami berkoordinasi dengan jajaran samping untuk melakukan sterilisasi kendaraan yang masuk tol, baik dari pintu tol Ungaran maupun Bawen yang hendak menuju ke arah selatan yaitu Solo atau Surabaya,” ujar Kapolres Semarang.
Ia pun menambahkan, “Selanjutnya akan kami lakukan One Way dari KM 442 Bawen hingga pintu Tol Banyumanik. Bahkan apabila memungkinkan akan diteruskan hingga Tol Kalikangkungl,” ungkapnya.
AKBP Oka kembali menyampaikan bahwa arus di dalam kota juga terpantau ada peningkatan dari arah Semarang menuju ke arah solo dan Jogja.
Arus perjalanan masih didominasi para pemudik yang melakukan silaturahmi ke sanak saudara. Selain itu juga termasuk mereka yang akan mengunjungi destinasi wisata di Kabupaten Semarang.
BACA JUGA: Arus Balik Lebaran, Sejumlah Ruas Tol Ini Berikan Diskon Tarif Perjalanan
“Hari ini dan besok diperkirakan menjadi puncak kepadatan arus di wilayah Kabupaten Semarang, baik jalur konvensional atau utama,” imbuh Kapolres Semarang.
Kasat Lantas AKP Dwi Himawan C., SIK., MM. juga menjelaskan bahwa personil di lapangan juga melakukan rekayasa dengan mengalihkan arus dari Solo menuju Semarang maupun sebaliknya.
“Untuk arus dari Selatan atau Solo maupun Jogja ke Semarang kita lakukan kondisional. Apabila arus dalam kota sudah padat kami alihkan dari depan RSUD dr. Gondo Suwarno kami belokkan via Jl. Kartini atau jalur Bis hingga nanti keluar di Taman Serasi batas kota Kab. Semarang dan Kota Semarang. Sedangkan untuk jalur sebaliknya Semarang-Solo/Jogja kami lakukan Contraflow lokal hingga depan RSUD,” tandas Kasat Lantas mengenai koordinasi arus balik. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





