HeadlineJateng

Kasdam IV/Diponegoro Pimpin Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Pemilu 2024 di Semarang

×

Kasdam IV/Diponegoro Pimpin Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Pemilu 2024 di Semarang

Sebarkan artikel ini
Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Pemilu 2024
Dandim 0733/KS Kolonel Inf. Rahmad Saerodin memimpin Apel Gabungan Kesiapsiagaan dalam rangka Pengamanan Pemilu 2024 di Lanumad Ahmad Yani, Rabu, 17 Januari 2024. (Dok)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dandim 0733/KS Kolonel Inf. Rahmad Saerodin, S.I.P., M.I.Pol., pimpin anggotanya dalam pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Pemilu 2024 yang berlangsung di Lanumad Ahmad Yani pada Rabu, 17 Januari 2024.

Kegiatan Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Pemilu 2024 ini melibatkan satuan TNI (AD, AL, AU) Polri, dan berbagai instansi yang turut berperan dalam menjaga keamanan selama proses Pemilu 2024 yang sedang berlangsung.

Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Ujang Darwis, MDA, memimpin langsung Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Pemilu 2024 bersama dengan Komandan Apel Danyonkav 2/TC.

BACA JUGA: Ganjar dan Anies Menilai Rendah Kemhan Pimpinan Prabowo, Eks Jenderal TNI Dudung Beri Nilai Segini

Dalam amanatnya, Kasdam mengatakan bahwa tujuan dari penyelenggaraan apel ini adalah untuk memeriksa dan memastikan kesiapan pasukan dan perlengkapan Satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro dalam menghadapi tugas pengamanan Pemilu yang saat ini sedang berlangsung rangkaian tahapannya.

“Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa tahapan Pemilu ini tentunya memiliki potensi konflik yang tinggi dan kompleks. Untuk itu kita dituntut untuk mampu bekerja sama dengan seluruh komponen bangsa untuk mewujudkan stabilitas keamanan dan kondusifitas wilayah,” ucap Kasdam.

Pedoman pelaksanaan tugas prajurit Kodam IV/Diponegoro

Kasdam juga menyampaikan beberapa perhatian sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas prajurit Kodam IV/Diponegoro. Pertama, kuatkan dan tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

BACA JUGA: Apresiasi Tindakan TNI, TPD Ganjar-Mahfud Minta Terus Kawal Kasus Penganiayaan Relawan di Boyolali

Kedua, pegang teguh netralitas TNI selama berlangsungnya proses Pemilu dan jangan mudah terprovokasi dan terpancing emosi. Ketiga, tunjukkan bahwa TNI manunggal dengan rakyat. Keempat, gaungkan terus Pemilu damai. Kelima, pahami tugas agar dapat terlaksanakan dan berjalan dengan baik, benar dan lancar.

“Semoga Tuhan senantiasa melindungi kita sekalian dalam menjalankan tugas pengabdian mulia demi kejayaan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai bersama,” pungkasnya.(*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp