Peristiwa

Kecelakaan Beruntun Tragis di Parakan Wonosobo, Truk Kayu Oleng Libatkan 5 Kendaraan, 2 Tewas

×

Kecelakaan Beruntun Tragis di Parakan Wonosobo, Truk Kayu Oleng Libatkan 5 Kendaraan, 2 Tewas

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan Beruntun Tragis di Parakan Wonosobo, Truk Kayu Oleng Libatkan 5 Kendaraan, 2 Tewas
Proses evakuasi sopir terjepit truk di Jalan Kertek - Parakan Wonosobo. (Doc. Basarnas)

WONOSOBO, beritajateng.tv – Pagi di Jalan Raya Kertek-Parakan, Wonosobo, yang biasanya penuh aktivitas warga, berubah menjadi suasana mencekam, Rabu sekitar pukul 06.00 WIB.

Sebuah truk bermuatan kayu sengon mendadak oleng dan memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus di Jalan Kertek – Parakan.

Benturan keras yang terjadi di kawasan Kali Kuto, Candimulyo, Kertek itu menimbulkan kepanikan. Beberapa pengemudi mengalami luka, sementara dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi awal, truk dump Hino bermuatan penuh kayu melaju dari arah Parakan.

Saat melintasi jalur tersebut, kendaraan besar itu di duga kehilangan kendali, melebar ke jalur berlawanan. Kemudian menghantam empat kendaraan dari arah berlawanan.

Kendaraan yang terlibat terdiri dari dua truk, satu mobil pikap, dan satu sepeda motor.

Dampak tabrakan begitu hebat. Pengendara sepeda motor terpental dan tertindih kendaraan. Sementara sopir truk bak kayu terjepit bodi kendaraan hingga membutuhkan proses evakuasi khusus.

BACA JUGA: Dramatis, Basarnas Evakuasi Ibu 55 Tahun yang Jatuh ke Sumur di Jepara

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengatakan pihaknya menerima laporan kecelakaan beruntun di Parakan pada pagi hari. Kemudian, segera mengirimkan tim penyelamat dari Pos SAR Wonosobo.

“Kami mendapat informasi ada korban terjepit sehingga membutuhkan penanganan khusus. Satu tim langsung kami kerahkan untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan proses penyelamatan menggunakan peralatan ekstrikasi. Mereka harus membelah bagian bodi truk untuk mengeluarkan sopir yang terjebak di dalam kabin.

“Tim berhasil mengevakuasi sopir truk bernama Dudung, warga Pangandaran. Namun korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah. Pengendara motor bernama Santoso, warga Kertek, juga meninggal dunia di lokasi,” kata Budiono.

Tiga korban lainnya mengalami luka-luka, yakni Musaji warga Bumireso Wonosobo, Suparno warga Jakarta Timur, serta Imama Duwi warga Kertek Mulyosari Wonosobo. Seluruh korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk mendapatkan perawatan medis.