Olahraga

Kejuaraan Dandron 31 AYC Cup Dragrace & Dragbike 2025, Ajang Sport Tourism yang Sukses Digelar di Semarang

×

Kejuaraan Dandron 31 AYC Cup Dragrace & Dragbike 2025, Ajang Sport Tourism yang Sukses Digelar di Semarang

Sebarkan artikel ini
Kejuaraan Dandron 31 AYC Cup Dragrace & Dragbike 2025, Ajang Sport Tourism yang Sukses Digelar di Semarang
Salah satu peserta Kejuaraan Dandron 31 AYC Cup Dragrace & Dragbike 2025 Semarang unjuk kebolehan. (Steve Arie/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kejuaraan Dandron 31 AYC Cup Dragrace & Dragbike 2025 sukses berlangsung pada 11–12 Januari di Sirkuit Skadron 31/AYC Penerbad, kawasan Bandara Lama A. Yani, Semarang.

Ajang bergengsi ini mempertandingkan 22 kelas balap dan menjadi daya tarik besar bagi para pecinta olahraga otomotif.

Komandan Skadron 31/AYC, Letkol CPN Tony Safrudin A.Md., mengatakan, kejuaraan ini merupakan langkah memperkenalkan sport tourism di Jawa Tengah. Sejalan dengan program Gubernur Jawa Tengah.

BACA JUGA: Viral Guru ‘Gokil’ SMK Purworejo Nyobain Motor Drag, Bikin Murid Heboh

“Sebetulnya ini adalah event Kejuaraan Dandron 31 AYC Cup Dragrace & Dragbike 2025 ini pengenalan dan uji coba. Karena kami memiliki fasilitas yang mendukung program sport tourism. Ini merupakan ajang kedua untuk balap motor, tetapi khusus drag motor, ini adalah yang pertama kali,” ungkapnya.

Jumlah peserta yang mengikuti kejuaraan ini melebihi ekspektasi. Ada 760 peserta yang mengikuti drag mobil, sedangkan drag motor mencatat 500 peserta. Meskipun jumlahnya sangat besar, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama panitia.

“Keberhasilan event ini bukan hanya diukur dari banyaknya peserta, tetapi juga dari keselamatan. Alhamdulillah, hingga akhir acara tidak ada insiden atau kecelakaan,” tambah Tony.

Sirkuit Dengan Kualitas Aspal Baik

Salah satu pembalap drag putri, Dhini PS dari Bandung, mengaku puas mengikuti kejuaraan ini. Menurutnya, sirkuit ini memiliki kualitas aspal yang baik dan mendukung kecepatan optimal.

“Senang sekali ikut drag kali ini di Semarang. Sirkuitnya sangat bagus, jarang kita temui aspal seperti ini, mirip dengan sirkuit di Mandalika,” ujar Dhini.

Ia berharap ke depan akan ada kelas khusus untuk pembalap wanita agar semakin banyak peserta perempuan yang tertarik mengikuti ajang balap seperti ini.

Ketua Panitia Penyelenggara, Krisnaji, mengungkapkan bahwa kejuaraan ini berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Panjang lintasan yang mencapai 201 meter dengan zona pengereman yang sama panjangnya memberikan standar keselamatan tinggi.

“Alhamdulillah, acara ini berjalan lancar dan zero accident. Kami sangat mengutamakan keselamatan, sesuai dengan standar nasional, bahkan melebihi,” jelas Krisnaji.

Ia juga menambahkan bahwa tingginya antusiasme peserta menjadi motivasi untuk menggelar acara serupa di masa depan. Asalkan mendapat dukungan dari pihak Skadron 31 dan perizinan yang memadai.

Kejuaraan ini tidak hanya mempromosikan olahraga balap, tetapi juga memperkuat posisi Semarang sebagai destinasi sport tourism. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp