Seiring gelombang antusiasme di lapangan, kompetisi melewati tiga fase utama. Babak Reguler 1 dimulai awal-awal September, tepatnya pada 3-8 September untuk putri di Tangerang, kemudian diikuti oleh putra pada 9-14 September.
Setelah itu, babak Reguler 2 bergerak ke Bojonegoro, Jawa Timur, dengan jadwal 17-22 September bagi putri dan 23-28 September bagi kuartet putra.
Perlombaan akan semakin memanas saat babak Final Four di GOR Ki Mageti, Magetan, pada 10-16 Oktober. Dari situ, dua tim terbaik lanjut ke Grand Final pada 18–19 Oktober 2025. Sementara dua tim lainnya bersaing dalam perebutan juara tiga.
Adanya sistem promosi dan degradasi yang ketat, tim yang finish di posisi bawah Divisi Utama (untuk putri posisinya nanti adalah peringkat 10 dan 11) akan turun kasta ke Divisi Satu musim depan. Penekanan ini membuat tiap poin di setiap laga menjadi sangat penting.
Bursa Talenta demi Masa Depan Timnas
Tujuan utama kompetisi ini tak sekedar raih gelar juara, tapi juga sebagai wadah pencarian pemain muda berbakat yang potensial memperkuat Timnas voli Indonesia. Rancangan format pertandingan ini bertujuan agar bakat-bakat daerah mendapat peluang tampil di panggung nasional, bahkan internasional kelak. (*)





