Jateng

Kemarau Ekstrem Ancam Produksi Padi di Jateng, Distanak Khawatir Penurunan Panen Lebih dari Empat Persen

×

Kemarau Ekstrem Ancam Produksi Padi di Jateng, Distanak Khawatir Penurunan Panen Lebih dari Empat Persen

Sebarkan artikel ini
Banjir Sawah | Alih Fungsi Lahan | Distanbun 2026
Kepala Distanbun Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, saat dijumpai di lantai 4 Kantor DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Kamis, 24 Juli 2025 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Ia mengatakan jika terdapat penyesuaian anggaran, pihaknya akan mengurangi pos yang ternilai tidak berpengaruh langsung terhadap masa tanam dan panen. Salah satunya pengadaan alat mesin pertanian (Alsintan) untuk kebutuhan pascapanen.

“Petani bisa mengoptimalkan sistem peminjaman dari Brigade Alsintan kita, jadi yang penting prioritas tanam dan panennya aman dulu,” ujarnya.

Adapun pengamanan masa tanam dan panen menjadi penting agar ancaman kekeringan tidak semakin menekan produksi pangan Jawa Tengah.

BACA JUGA: 31 Ribu Keluarga di Jateng Terima Bantuan Air Bersih, BPBD Ungkap Tiga Daerah Kekeringan Terparah

Selain mengantisipasi kekeringan, pemerintah juga menyiapkan strategi untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Tavares mengatakan Kementerian Pertanian memiliki program PMAAS (Modern Agriculture Advance System) yang tengah terdorong untuk diterapkan.

Metode tersebut memiliki konsep yang mirip dengan sistem Jajar Legowo, tetapi menggunakan benih secara langsung tanpa melalui proses persemaian.

Menurutnya, metode tersebut dapat memangkas waktu tanam hingga sekitar dua minggu. Tavares berharap metode tersebut dapat penerapannya lebih luas sehingga produktivitas padi Jawa Tengah dapat meningkat.

“Metode ini bisa menghemat waktu hingga dua minggu dan hasilnya bisa mencapai 10 ton per hektare. Kalau ini bisa di implementasikan secara luas, pasti produktivitas panen kita akan jauh lebih tinggi,” pungkasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp