Uncategorized

Kemenkes RI Dorong Alkes dan Farmasi Lokal Indonesia Tumbuh

×

Kemenkes RI Dorong Alkes dan Farmasi Lokal Indonesia Tumbuh

Sebarkan artikel ini
Alkes dan Farmasi Lokal
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono H saat preskonference terkait Indonesian Local Production Conference mendorong alkes dan farmasi lokal tumbuh di Hotel Haris Semarang, Rabu 30 Agustus 2023. (Steve Arie/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mendorong alat kesehatan atau Alkes dan farmasi lokal Indonesia bertumbuh.

Dalam rangka percepatan penggunaan Alkes dan farmasi dalam negeri. Kementerian Kesehatan mengadakan Indonesian Local Production Conference di Ballroom Harris Hotel Semarang selama dua hari.

Indonesia Local Production Conference berlangsung pada 30-31 Agustus 2023 di Semarang.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan serta pemerataan akses terhadap obat dan alat kesehatan. Dan meningkatkan ketahanan kesehatan sesuai pilar ke-3 Kemenkes RI yaitu Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan.

Wamen Kementrian Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono mengatakan Indonesia Local Production Conference untuk mendorong pertumbuhan industri lokal obat. Hingga alat kesehatan di Indonesia.

“Hal ini penting untuk kita lakukan, karena pandemi mengajarkan kita untuk membuat kemandirian di bidang alat kesehatan dan farmasi. Saya mencatat sejak pandemi ini selesai pertumbuhan pertahun alat kesehatan hanya 12 persen dan ini sangat signifikan. Karena dengan memproduksi alkes dan farmasi lokal di Indonesia maka harganya lebih murah dan terjangkau,” ucapnya.

Lanjutnya, jika pembuatan dalam negeri sangat murah dan terjangkau maka biaya kesehatan menjadi lebih rendah. Sehingga mampu bermanfaat bagi masyarakat dan akan di beli oleh rumah sakit-rumah sakit di Indonesia.

Selain itu, Local Production Conference ini mampu menurunkan konsumsi alat kesehatan dan farmasi secara import.

“Kita dalam E Katalog mengupayakan ada penganggaran besar-besaran APBN di sana untuk produk TKDNnya yang sangat tinggi. Sehingga kepentingan import dapat kita kurangi kedepannya,” tuturnya saat hadir membuka Local Production Conference di Semarang.

Dorong Alkes dan farmasi lokal Indonesia

Sementara itu, Roy Himawan Direktur Ketahanan Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes RI menambahkan bahwa konsumsi Alkes dan farmasi produk lokal Indonesia sejak tahun 2020 hingga 2023 telah meningkat. Mencapai 48 persen, di mana sebelumnya hanya tumbuh sekitar 12 persen karena masih banyak import.