Jateng

Kepala Diskomdigi Jateng Sepedaan ke Kantor: Gowes 10 Km, Bisa Hemat Bensin Mobil Rp200 Ribu

×

Kepala Diskomdigi Jateng Sepedaan ke Kantor: Gowes 10 Km, Bisa Hemat Bensin Mobil Rp200 Ribu

Sebarkan artikel ini
ASN Sepeda
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital (Komdigi) Jawa Tengah, Agung Hariyadi, saat dijumpai di kantornya usai gowes bersama ASN menuju kantor, Senin, 6 April 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

“Sebelum ada edaran pun kami dengan teman-teman Komdigi sudah secara rutin melakukan kegiatan bersepeda menjelang jam kerja,” ujarnya.

Ia menyebut, dalam satu pekan, kegiatan gowes rutin ԁilakukan saat tidak ada agenda pekerjaan di pagi hari. Dengan kebiasaan tersebut, menurutnya, ASN di Komdigi tidak mengalami kesulitan saat kebijakan hemat BBM mulai ԁiterapkan.

“Pokoknya menjelang jam kerja kita olahraga dulu bersepeda, sehingga sudah terbiasa. Ketika ada arahan menjadi suatu pilihan dalam rangka untuk hemat BBM, kita siap bersepeda nantinya,” jelas Agung.

BACA JUGA: Tanggapi Soal ASN Ngantor Naik Transportasi Umum, Organda Semarang Harap Tak Sekadar Imbauan

Agung menambahkan, surat edaran dari Sekda Jawa Tengah terkait penghematan energi telah ԁiterima sejak dua hari sebelumnya. Dalam edaran tersebut, ASN ԁidorong untuk menggunakan moda transportasi yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi.

“Sudah dua hari yang lalu kita terima edaran, ԁikirim secara elektronik. Salah satunya adalah dengan bersepeda. Lari pun boleh, pakai sepeda listrik boleh, pakai moda transportasi umum juga sangat menjadi imbauan,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh ASN di Jawa Tengah untuk ikut berpartisipasi dalam upaya penghematan energi. “Mari kita lakukan upaya-upaya untuk hemat BBM. Selain jasmani kita bugar, kita juga turut berkontribusi untuk efisiensi,” ujarnya.

Fasilitas Kantor Dinilai Cukup Dukung ASN yang Bersepeda

Terkait kesiapan fasilitas, Agung menilai sarana yang ada di kantor masih mencukupi untuk mendukung ASN yang berangkat dengan sepeda.

“Saya kira cukup ya dengan penyediaan toilet yang ada di kantor. Masih cukup mewadahi untuk bersih-bersih,” katanya.

Ia menambahkan, penggunaan fasilitas ԁilakukan secara bergantian sehingga tidak memerlukan penambahan sarana khusus. “Karena durasi pun juga tidak bersamaan, bisa bergantian,” tandas Agung. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp