SEMARANG, beritajateng.tv – Puluhan pelaku usaha di bidang jasa pernikahan yang tergabung dalam Ikatan Pendukung Acara Pernikahan Semarang (IPAPIS) menggelar kegiatan sosial berbagi pada bulan Ramadan.
IPAPIS mengajak lebih dari 50 vendor pernikahan untuk turut berbagi pada anak Panti Asuhan di Balai Kota Semarang, Sabtu, 7 Maret 2026.
Melalui program IPAPIS Berbagi, organisasi tersebut menyalurkan bantuan kepada ratusan anak dari berbagai panti asuhan di Kota Semarang.
Sebanyak 464 anak dari 20 panti asuhan menerima paket bantuan berupa uang tunai, perlengkapan sekolah, serta makanan untuk berbuka puasa.
Penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan panti asuhan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, bersama Ketua IPAPIS Semarang, Dhymas Haryo Prasetyo.
Ketua IPAPIS Semarang, Dhymas Haryo Prasetyo, mengatakan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi para pelaku usaha pernikahan di Semarang, terutama vendor yang bergerak di bidang pernikahan tradisional.
Ia menjelaskan, sekitar 50 vendor terlibat dalam kegiatan tersebut dengan berbagai bentuk dukungan, mulai dari donasi hingga penyediaan perlengkapan dan konsumsi.
“Sekitar 50 vendor berkolaborasi dalam kegiatan ini. Ada yang memberikan donasi, ada juga yang membantu menyediakan perlengkapan dan makanan untuk kegiatan berbagi ini,” ujar Dhymas di Balai Kota Semarang.
Dari iuran sukarela para vendor tersebut, IPAPIS berhasil mengumpulkan bantuan yang kemudian kami salurkan kepada anak-anak panti asuhan.
BACA JUGA: Palet Berani dan Elegan Warnai Tren Pernikahan 2026: Merah, Brown, Gold Kian Diminati
“Bantuan berupa uang tunai, perlengkapan sekolah, serta bingkisan untuk berbuka puasa dan takjil bagi anak-anak panti asuhan,” katanya.
Menurut Dhymas, kegiatan sosial ini tidak hanya bertujuan membantu anak-anak yang membutuhkan. Tetapi juga menjadi wadah mempererat kebersamaan antar pelaku usaha di bidang pernikahan di Kota Semarang.
Ia berharap kegiatan berbagi seperti ini dapat terus terlaksana secara rutin setiap tahun. Sehingga semakin banyak pihak yang merasakan manfaatnya.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut setiap tahun. Selain mempererat kebersamaan antar vendor di Semarang, kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian kami kepada adik-adik di panti asuhan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, memberikan apresiasi atas inisiatif IPAPIS yang menggelar kegiatan berbagi di bulan Ramadan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pelaku usaha juga memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat, khususnya anak-anak panti asuhan.
“Terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh teman-teman IPAPIS di bulan Ramadan ini. Mereka tidak hanya menjalankan ibadah puasa, tetapi juga berbagi dengan sesama,” kata Indriyasari.
Iin, sapaan akrabnya, berharap kegiatan seperti ini tidak hanya IPAPIS lakukan sekali dalam setahun. Ia juga mengajak berbagai pihak untuk terus mendukung kegiatan sosial maupun event yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, IPAPIS selama ini juga aktif mendukung berbagai kegiatan yang Pemerintah Kota Semarang helat. Terutama yang berkaitan dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Kami berharap ke depan kegiatan seperti ini bisa terus berjalan dan semakin banyak pihak yang terlibat. Sehingga manfaatnya bisa masyarakat luas rasakan,” ujarnya.
Melalui kegiatan berbagi di bulan Ramadan ini, IPAPIS ingin menunjukkan bahwa kolaborasi antar pelaku usaha tidak hanya berfokus pada bisnis. Tetapi juga dapat menjadi kekuatan untuk menghadirkan kepedulian sosial bagi masyarakat sekitar. (*)
Editor: Elly Amaliyah





