Jateng

Korban Tenggelam di Branjang Disebut Sempat Minum Tuak Bersama Dua Rekannya

×

Korban Tenggelam di Branjang Disebut Sempat Minum Tuak Bersama Dua Rekannya

Sebarkan artikel ini
korban tenggelam di kabupaten semarang
Proses identifikasi korban tenggelam di Baranjang, lingkungan Desa Rowosari oleh tim Inafis Polres Semarang. (Bowo Pribad/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebelum ditemukan tenggelam dan meninggal dunia di branjang, warga Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, sempat mengonsumsi minuman keras bersama dua orang temannya.

Hal ini terungkap setelah jajaran Polsek Tuntang menggali keterangan dari dua rekan korban yang ikut menjala ikan di branjang, lingkungan Desa Rowosari, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.

Kapolsek Tuntang, AKP Pri Handayani mengatakan, korban Natan Sutrisno (25) bersama dua rekannya berangkat menangkap ikan di danau Rawapening, pada Selasa 3 Februari 2026 malam.

Sempat singgah beberapa saat di warung pemilik perahu, ketiganya kemudian diantar ke lokasi branjang di wilayah Desa Rowosari, Kecamatan Tuntang, pada selasa malam pukul 21.00 WIB.

BACA JUGA: Dua Balita Kembar Tewas Tenggelam, Bahaya Saluran Irigasi Mengintai Permukiman Grobogan

Setelah mengantar, pemilik perahu kembali ke warungnya. Sementara korban bersama kedua rekannya mulai melakukan aktivitas mencari ikan dengan menggunakan jala branjang.

“Sambil menangkap ikan di branjang, ketiganya juga sempat mengonsumsi minuman keras jenis tuak,” jelas kapolsek dalam keterangannya, Rabu, 4 Februari 2026 malam.

Sekitar pukul 23.00 WIB, lanjut AKP Pri Handayani, dua rekan korban (saksi) tertidur. Sementara korban masih tetap beraktivitas di dalam area branjang tersebut.

Saat kedua saksi terbangun pada Rabu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, korban tidak terlihat di area branjang. Namun ketika saksi hendak mengecek jala branjang, terlihat bagian kaki menyembul ke permukaan air.

Melihat rekannya tenggelam, kedua saksi bergegas mengangkat ke atas branjang. “Setelah pengangkatan, ternyata korban sudah meninggal dunia,” tambah kapolsek.

Kedua saksi, lanjut AKP Pri Handayani, kemudian menunggu kapal nelayan danau Rawapening yang melintas di dekat lokasi branjang. Hal itu untuk meminta pertolongan.

BACA JUGA: Kota Lama Terancam Tenggelam di Tahun 2045, DPU Semarang: Kondisi Masih Terkendali

Selanjutnya jenazah korban di evakuasi dari lokasi branjang dengan bantuan warga sekitar. “Hingga
peristiwa ini dilaporkan ke petugas piket Polsek Tuntang,” tegas Kapolsek Tuntang.

Sebelumnya, seorang warga Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang tenggelam di danau Rawapening, di lingkungan Desa Rowosari, Kecamatan Tuntang, pada Rabu, 4 Februari 2026.

Korban merupakan Natan Sutrisno (25), warga Dusun Seloduwur, Desa Batur, Kecamatan Getasan. Pada saat musibah terjadi, yang bersangkutan sedang mencari ikan di sebuah branjang. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp