Oleh karena itu, lanjut Bambang, usai rangkaian penyelenggaraan pilkda serentak 2024 ini, KPU Kabupaten Semarang masih akan bekerja untuk sosialisasi dan pendidikan pemilih. Selain itu, juga melaksanakan sosialisasi pendidikan pemilu bukan hanya di tingkat pemilih pemula.
Termasuk pula sosialisasi pendidikan pemilu di wilayah “3T”, yakni terluar, terjauh, dan terpencil, agar ke depan tingkat partisipasi masyarakat akan semakin tinggi.
“Karena masyarakat harus sadar akan pentingnya mengikuti pemilu atau pilkada yang akan datang,” tegasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi




