Salah satu pekerja perakit kotak suara, Arif Budianto (45) mengaku mengikuti kegiatan ini untuk mencari kesibukan dan menambah penghasilan selama libur bekerja. “Ini saat off kerja, jadi saya sengaja ikut agar bisa dapat cuan,” ungkap warga Semarang Timur ini.
Arif menambahkan bahwa dalam sehari, kelompoknya dapat merakit sekitar 800 kotak suara. Dengan bayaran Rp 2.000 per kotak, mereka merasa kegiatan ini berjalan lancar. “Tidak ada kesulitan, kebetulan saya sudah pernah ikut saat pilpres sebelumnya,” tutupnya. (*)




