Hukum & Kriminal

Kronologi Hotel di Semarang jadi Korban Peretasan: Nomor Kontak Diubah Tengah Malam, Pelaku Ngaku Sales

×

Kronologi Hotel di Semarang jadi Korban Peretasan: Nomor Kontak Diubah Tengah Malam, Pelaku Ngaku Sales

Sebarkan artikel ini
PHRI Royalti | Hotel di Jawa Tengah | peretasan hotel
Ilustrasi hotel di Semarang. (Foto: HA-KA Hotel Semarang)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sejumlah hotel di Kota Semarang terkena serangan peretasan (cyber hack) yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Modusnya, pelaku meretas akun Google Bisnis hotel dan mengganti nomor telepon dengan nomor WhatsApp mereka. Tak hanya itu, mereka juga memberikan nomor rekening bank yang menyangkut layanan pemesanan hotel.

Salah satu korban dalam serangan ini adalah Hotel @HOM Simpang Lima. Hotel yang terletak di pusat kota itu mengalami hingga tiga kali serangan peretasan.

“Kami mengalami tiga kali nomor diganti penipu. Tahap pertama sampai kedua kami benerin, tapi diubah lagi; terakhir Minggu malam sampai sekarang sudah aman,” ungkap Public Relations Hotel @HOM Simpang Lima, Deo Galih P., kepada beritajateng.tv, Selasa, 12 Agustus 2024.

BACA JUGA: Gebrakan Baru, Norabaeng Hadir di Pasar Senggol Hotel Grand Candi Semarang, Fans K-Pop Heboh!

Deo menuturkan, peretasan atau penggantian nomor terjadi di malam hari dan saat tim IT lengah. Seperti saat peretasan pertama, pihaknya baru mengetahui adanya nomor mencurigakan yang tercantum di alamat hotel pada pukul 23.45 WIB.

Pihak hotel lantas menghubungi tim IT untuk langsung menghapus dan memperbaikinya. Namun, tak lama pelaku kembali mengubah nomor kontak hotel lagi.

“Awalnya kami kiranya salah edit. Tapi kemudian teman-teman hotel juga mengalami hal yang sama serempak. Akhirnya ngehubungi IT dan langsung dihapus,” bebernya.

Atas hal ini, Deo menyebut pihaknya langsung mengambil langkah pencegahan sehingga tak terjadi lagi di kemudian hari. Salah satunya dengan mitigasi internet seperti mengganti e-mail dan kata sandi.

Pelaku peretasan hotel ngaku jadi sales dan beri harga diskon

Soal modus operandinya, lanjut Deo, para pelaku bertindak seolah-olah menjadi sales hotel terkait saat calon tamu hubungi. Pelaku kemudian menawarkan harga sewa kamar yang jauh lebih murah berbanding harga asli.

Untungnya, Deo belum menerima aduan kerugian dari tamu hotel yang “tertipu” mentransfer uang ke rekening pelaku. Adapun rata-rata korbannya ialah tamu lanjut usia dengan umur lebih dari 60 tahun.

“Jadi penipu mengaku sales Hotel @HOM atas nama Mas Doni. Padahal tidak ada sales atas nama itu. Sebenarnya ada beberapa tamu yang udah mau transaksi, untungnya mereka konfirmasi lagi ke nomor ofisial,” tutur Deo.

BACA JUGA: Ratusan Hotel di Jawa Tengah Kena Hack, PHRI: Ini Sindikat Besar, Siap Lapor Polisi

Selain Hotel @HOM Simpang Lima, sejumlah hotel lainnya juga mengalami serangan serupa. Seperti Hotel Ciputra, Hotel Harris Sentraland, Hotel Santika Premiere Semarang, dan lainnya.

Mayoritas hotel juga telah menyebarkan pemberitahuan kepada masyarakat berkaitan dengan imbauan menghubungi nomor kontak yang tertera dalam media sosial resmi hotel.

“Kami mengimbau agar lebih berhati-hati dan waspada saat melakukan segala jenis komunikasi dan transaksi yang mengatasnamakan Harris Sentraland Semarang,” bunyi pengumuman di akun media sosial Hotel Harris Sentraland. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp