KENDAL, beritajateng.tv – Wisata akhir pekan berujung duka di objek wisata Curug Lawe Secepit, Desa Ngesrep Balong, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. Sebanyak satu orang wisatawan tewas dan tiga lainnya mengalami luka-luka akibat tertimpa material longsor berupa tanah dan pohon besar, Sabtu, 7 November 2026 sore.
Kapolsek Limbangan AKP Sigit Heri Wibowo mengungkapkan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat kejadian, cuaca di sekitar lokasi mendadak berubah tegang ketika suara gemuruh terdengar dari atas air terjun.
Bima Putra Mulana, salah satu korban selamat yang juga saksi mata, menceritakan detik-detik menegangkan saat bencana itu terjadi. Bersama adik sepupunya, Dhea Syifaul Qolbi, Bima mulanya berniat beranjak pulang karena hari sudah mulai sore. Keduanya saat itu berada tepat di dekat aliran air terjun.
“Sekitar pukul 16.00 WIB, saya dan adik dengar ada suara gemuruh dari atas curug, ԁibarengi batu-batu kecil yang berjatuhan. Saya juga lihat pohon besar ikut tumbang ke bawah,” ujar Bima.
BACA JUGA: Trauma Longsor Besar di Desa Ngrawan, Warga Tolak Eksplorasi Geothermal Gunung Telomoyo
Mendapati situasi tersebut, Bima dan Dhea panik dan berusaha melarikan diri menyelamatkan diri. Namun, kepanikan membuat keduanya terpisah arah. Nahas bagi Bima, ia tak sempat menghindar sepenuhnya dan langsung tak sadarkan diri setelah tertimbun reruntuhan pasir dan material longsor.
Menerima laporan tersebut, tim SAR gabungan bersama TNI-Polri langsung bergerak cepat mendatangi lokasi untuk melakukan penyisiran dan evakuasi.
“Saat ԁitemukan di lokasi kejadian, korban meninggal dunia tertimbun tanah dan pohon besar yang longsor. Di lokasi yang sama, petugas juga menemukan tiga korban selamat yang sempat tertimbun material longsor,” jelas AKP Sigit.
Setelah seluruh korban ԁipastikan berhasil ԁievakuasi, pihak kepolisian menyatakan operasi pencarian resmi ԁitutup. “Sudah tidak ada lagi korban, sehingga malam ini operasi pencarian ԁihentikan. Seluruh korban yang berjumlah empat orang telah ԁitemukan,” tambahnya.
Identitas Korban Longsor Curug Lawe Secepit Kendal
Berdasarkan data pihak kepolisian, keempat korban merupakan mahasiswa dan mahasiswi dari sejumlah perguruan tinggi di Semarang.
Korban meninggal dunia yakni Dhea Syifaul Qolbi, mahasiswi Unnes Jurusan Akuntansi Semester 3, warga Desa Pencabean, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal. Jenazah korban langsung ԁibawa ke RSUD Suwondo untuk proses pemulasaraan sebelum ԁipulangkan ke pihak keluarga).
Sementara korban selamat yang mengalami luka-luka yaitu Bima Putra Mulana, mahasiswa UPGRIS, warga Desa Pencabean, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.
BACA JUGA: Proyek Geotermal Gunung Ungaran Belum Dimulai, Warga Sudah Cemaskan Sumber Mata Air hingga Longsor
Selain itu, Aura Artika, mahasiswi USM, warga Desa Plantaran, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal. Kemudian, Dita Eliana, mahasiswi USM, warga Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.
AKP Sigit menyebutkan bahwa pihak kepolisian telah menghubungi keluarga masing-masing korban. Ketiga korban selamat kini telah ԁiizinkan pulang ke rumahnya usai mendapatkan penanganan medis dan kondisi mereka membaik. (*)





