UNGARAN, beritajateng.tv — Memasuki hari kedua Operasi Ketupat Candi 2026, peningkatan arus lalu lintas mulai terpantau di ruas Tol Semarang-Solo di wilayah Kabupaten Semarang.
Meski demikian, situasi arus lalu lintas di ruas tol tersebut secara umum masih terpantau ramai lancar. Baik di jalur A (arah Solo) maupun jalur B (arah Semarang), Sabtu, 14 Maret 2026.
Berdasarkan pantauan di KM 428 ruas Tol Semarang-Solo, kendaraan yang melintas masih dapat melaju dengan kecepatan rata-rata sekitar 60 kilometer per jam tanpa hambatan berarti.
Kapolres Semarang Ratna Quratul Ainy yang beritajateng.tv konfirmasi di Rest Area KM 429A Tol Semarang–Solo menyampaikan bahwa peningkatan volume kendaraan sudah terpantau sejak Sabtu dini hari.
BACA JUGA: Valet and Ride Polda Jateng: Pemudik Motor Naik Bus Gratis Brebes ke Semarang,
Memasuki periode pukul 06.00 hingga 08.00 WIB, jumlah kendaraan yang melintas di ruas Tol Semarang–Solo wilayah Kabupaten Semarang semakin meningkat.
Arus kendaraan yang masuk menuju wilayah Kabupaten Semarang dari Gerbang Tol Banyumanik tercatat mencapai sekitar 2.700 kendaraan. Dengan dominasi kendaraan pribadi golongan I.
“Sudah ada peningkatan untuk hari ini. Sesuai laporan yang kami terima, sekitar 2.700 mobil masuk ke wilayah Kabupaten Semarang melalui pintu Tol Banyumanik,” ungkapnya.
Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, situasi lalu lintas di jalur tol wilayah Kabupaten Semarang masih cukup terkendali dan belum terjadi hambatan maupun ketersendatan.
Sementara itu, rest area yang tersedia di sepanjang jalur tol wilayah Kabupaten Semarang juga masih mampu menampung kendaraan dan belum terjadi penumpukan pengunjung.
“Memang sempat terjadi lonjakan pengunjung di Rest Area KM 429A pada Sabtu dini hari. Saat banyak pengguna jalan yang melaksanakan sahur dan salat subuh,” tambahnya.
Salah seorang pemudik asal Lampung, Reno (42), yang beritajateng.tv temui di Rest Area KM 429A mengaku memilih berangkat mudik pada Jumat, 13 Maret 2026.
Ia sengaja berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan di penyeberangan Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak.
“Kemarin penyeberangan juga lancar dan belum begitu padat,” katanya.
BACA JUGA: Daftar Rest Area Tol Trans Jawa Wilayah Jateng yang Tersedia SPKLU, Pemudik Mobil Listrik Wajib Tahu
Selain itu, ia juga ingin menghindari puncak arus mudik di jalur Tol Trans Jawa. Mengingat ia bersama keluarganya akan melanjutkan perjalanan menuju Jember, Jawa Timur.
“Alhamdulillah selama perjalanan dari Merak sampai di sini lancar, hanya sempat mengalami ketersendatan karena kecelakaan sebelum Cikampek,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





