Gaya Hidup

Lebih Dekat dengan Banters, Komunitas Diecaster di Semarang

×

Lebih Dekat dengan Banters, Komunitas Diecaster di Semarang

Sebarkan artikel ini
komunitas Banters
Komunitas Banters, wadahi pemuda pencinta diecast. Minggu (4/6/2023). (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv).

SEMARANG, beritajateng.tv – Diecast atau miniatur mobil tak hanya menarik perhatian anak-anak. Tak sedikit orang dewasa turut mengandrungi mobil mini ini. Bahkan hingga membentuk sebuah komunitas. Komunitas Banyumanik Diecasters atau sering dikenal komunitas Banters salah satunya.

Ketua komunitas Banters, Wisnu Laksono berkesempatan menceritakan cikal bakal terbentuknya komunitas ini.

Dibentuk pada Desember 2017 silam, komunitas Banters berisi pencinta diecast yang berada di wilayah Banyumanik, Kota Semarang. Selain itu juga sebagai wadah sharing atau bertukar informasi perduniaan diecast dan jual beli diecast.

“Awalnya 2017, dari temen-temen yang udah kenal di komunitas diecast lain, ternyata banyak yang rumahnya di Banyumanik. Dari situ kita adain kumpul bareng sesekali, akhirnya tercetus ide bikin komunitas untuk teman-teman Banyumanik,” ceritanya kepada beritajateng.tv, hari Minggu 4 Juni 2023.

Sebagai komunitas yang aktif, Banters beberapa kali mengadakan gathering (kopdar). Menurut Wisnu, kopdar bertujuan untuk saling mengenal sesama anggota.

“Kami memang menghimbau anggota untuk saling ketemu, jangan cuma join di grup saja. Karena sebenarnya tujuan komunitas untuk saling memudahkan teman-teman,” lanjutnya.

Terbaru, komunitas Banters mengadakan kopdar di Adhum Coffee pada 4 Juni 2023. Selain kumpul bersama, lomba diecast custom turut diadakan untuk memeriahkan acara tersebut. Yang unik, pemilik dari Adhum Coffee merupakan anggota dari Banters.

“Hari ini kebetulan kopdar atau gathering sekalian lomba di Adhum Coffee, kebetulan ownernya Adhum Coffee juga anggota Banters. Tujuannya kopdar biar bisa saling tatap muka, karena ini juga kumpul kita pertama sejak lebaran. Menjaga silaturahmi antar anggota,” ujarnya.

Komunitas Banters adakan coaching class hingga kegiatan sosial

Layaknya komunitas pada umumnya, berbagai kegiatan biasanya Banters lakukan ketika kumpul bersama. Mulai dari show off koleksi masing-masing anggota, lomba, hingga coaching class.

“Jadi misal ada anggota yang pintar ngecat atau modif mobil, itu nanti juga bisa mengajarkan ke anggota yang lain, istilahnya coaching class, tapi ya secara informal ngobrol santai saja,” ungkap Wisnu.

Selain kegiatan seputar diecast, Banters juga pernah mengikuti kegiatan sosial. Tak sendiri, Banters bersama dengan komunitas lain di Kota Semarang membantu korban bencana alam.

“Sebelum pandemi, pernah mengadakan lelang secara live, kemudian hasilnya kita sumbangin ke korban bencana alam, itu nggak cuma kami tapi juga kerja sama dengan berbagai komunitas diecast di Semarang,” lanjutnya.

Lebih dari 5 tahun, Banters semakin berkembang. Tak hanya wilayah Banyumanik, kini anggota Banters tersebar dari berbagai daerah lainnya.

“Harapannya bisa makin besar, anggotanya makin banyak tetapi tetap guyup silaturahmi, jadi sesama anggota saling wajib kenal untuk sharing informasi, mulai dari keluaran terbaru, informasi harga, hingga jual beli koleksi,” pungkasnya (*).

Editor: Andi Naga Wulan.

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp