UNGARAN, beritajateng.tv – BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan manfaat santunan jaminan sosial ketenagakerjaan sebesar Rp337 juta kepada tiga ahli waris pekerja dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah di Alun-Alun Bung Karno, Ungaran, Semarang, Jumat (1/5).
Peringatan May Day 2026 tersebut mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Bersama” dengan tagline “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”.
Hadir secara langsung Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jateng DIY Hesnypita, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ungaran Mulyono Adi Nugroho, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, serta jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Semarang.
Dalam kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan manfaat Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris almarhum Ahmad Syaiful Fajar sebesar Rp70 juta. Ia merupakan pekerja Dusun Semilir dan meninggal dunia saat bekerja.
Selain itu, penyerahan santunan kepada ahli waris almarhum Hariyanto sebesar Rp42 juta. Seorang tukang pijat yang terlindungi melalui program Kamar Lindung pekerja rentan Desa Pringsari.
BACA JUGA: Portal Jrakah Patah Dihantam Bus AKAP, Pemkot Semarang Janji Perketat Pengawasan
Tak hanya itu, santunan sebesar Rp225.006.530 BPJS Ketenagakerjaan serahkan kepada ahli waris almarhum Agoes Joko Soesanto. Karyawan bagian repair plywood PT Sumber Graha Sejahtera yang meninggal mendadak saat bekerja.
Ahmad Luthfi memberikan apresiasi kepada para pekerja atas kontribusinya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Hari Buruh bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum pengakuan atas perjuangan pekerja dalam memenuhi hak dan kewajibannya. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh serikat pekerja dan buruh yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan ekonomi. Khususnya di wilayah Ungaran dan Jawa Tengah pada umumnya. Kalianlah pahlawan dalam rangka mengembangkan ekonomi Provinsi Jawa Tengah. Hidup buruh!” kata Ahmad Luthfi.





