SEMARANG, beritajateng.tv – Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menjadikan RSUD KRMT Wongsonegoro atau RSWN sebagai Rumah Sakit yang one stop service.
One stop service artinya pelayanan terpusat yang memudahkan pasien dalam memeriksakan kesehatannya dalam satu tempat.
Mbak Ita, sapaannya, mengatakan, RSUD Wongsonegoro sebagai rumah sakit pemerintah wajib memiliki pelayanan publik standar. Sebab, pelayanan publik menjadi satu poin pengelolaan pemerintah daerah. Maka, dia meminta seluruh jajaran RSUD melayani servis secara ekselen.
BACA JUGA: Wapres Ma’ruf Amin Apresiasi Pelayanan di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang
“Harus mulai dari masuk, orang mendapat sambutan suasana nyaman. Masuk kesini satpam welcome. RSWN sudah smart hospital. Kalau mau daftar rawat inap, rawat jalan berbasis digitalisasi. Kalau tidak tahu tempatnya, ada robot yang menunjukan,” paparnya.
Dia ingin RSUD ini melayani masyarakat secara utuh dengan One Stop Service. Sehingga, diharapkan RS ini dapat menjadi rujukan dan pilihan masyarakat. Tidak hanya rawat inap saja, RSWN juga melayani rawat jalan dengan sejumlah pelayanan.
“Ada akupuntur, refleksi, salon, laser. One stop servis. Orang kalau besuk atau nengok juga sudah ada tempat-tempat buat beli buah atau roti,” jelasnya.
Menariknya lagi, sambung Ita, RSWB memiliki program Mas Petruk yakni pelayanan ramah anak dengan berbagai fasilitas antara lain playground, sumber daya manusia (SDM) yang ramah anak, fasilitas kamar dibuat nyaman untuk anak.
“Tiap siang, perawat memberikan cerita. Terus, menggunakan kostum badut. Nuansa kamar anak-anai dibuat senyaman mungkin,” tambahnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





