Hukum & Kriminal

Mbak Ita Mangkir Alasan Sakit, KPK Bakal Periksa dengan Dokter Sendiri, Kalau Sehat Akan Ditindak

×

Mbak Ita Mangkir Alasan Sakit, KPK Bakal Periksa dengan Dokter Sendiri, Kalau Sehat Akan Ditindak

Sebarkan artikel ini
Dokter KPK | Tessa Mahardhika | KPK Korupsi
Tessa Mahardhika, jubir Komisi Pemberantasan Korupsi. (Foto: YouTube/KPK RI)

SEMARANG, beritajateng.tv – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana membawa dokter guna memeriksa kondisi kesehatan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita. Jika dinyatakan sehat, langkah hukum bisa segera diterapkan.

“Semua tergantung hasil pemeriksaan di lapangan nanti. Kami tidak bisa berspekulasi terkait penahanan sebelum pemeriksaan selesai,” ujar Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, di Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2025.

Tessa menjelaskan bahwa penyidik KPK akan membawa dokter lantaran Mbak Ita sering tidak hadir dengan alasan kesehatan. Kepastian status kesehatannya akan ditentukan setelah pemeriksaan dilakukan.

BACA JUGA: Mangkir Panggilan KPK Lagi, Wali Kota Semarang Mbak Ita Berdalih Sedang Opname di Rumah Sakit

“Kami akan memastikan secara langsung dan sesuai aturan, apakah yang bersangkutan benar-benar sakit atau tidak,” tambahnya.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan, KPK akan memberikan kesempatan untuk menjalani perawatan medis. Namun, jadwal kedatangan tim penyidik bersama dokter masih belum pasti.

“Kalau ternyata sehat, tentu ada tindakan lanjutan yang akan penyidik terapkan, baik kepada Mbak Ita maupun Alwin Basri,” ungkap Tessa.

BACA JUGA: Praperadilan Alwin Basri Suami Wali Kota Semarang Hakim Tolak, Tetap Sah Tersangka KPK

Sebelumnya, KPK telah menahan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Semarang. Mereka ialah Ketua Gapensi Semarang, Martono, serta Direktur Utama PT Deka Sari Perkasa, P Rachmat Utama Djangkar.

Saat ini, kedua tersangka dalam penahanan di Rumah Tahanan KPK. Jika perlu, tindakan hukum lebih lanjut bisa berjalan terhadap mereka di masa mendatang.

Selain itu, Wali Kota Semarang, Mbak Ita, serta Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah, Alwin Basri, juga telah resmi sebagai tersangka. Namun, keduanya belum memenuhi panggilan penyidik KPK hingga saat ini. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp