Tak hanya olahan daging, pihaknya juga mengembangkan menu makanan ayam dan ikan lele untuk pemenuhan gizi anak-anak panti asuhan.
Menurut Harry, dengan inovasi daging kurban frozen ini bisa lebih bertahan lama meskipun pemotongan hewan kurban saat hari tasyrik. Pada tahun ini, total ada enam sapi dan tiga kambing yang ia dapatkan dari sumbangan. Daging potong yang telah melalui proses masak bisa bertahan selama enam bulan kedepan.
“Sebenarnya kalau daging kurban kan setelah kita bagi kemudian sudah selesai, besok atau lusa sudah enggak makan daging lagi. Dengan frozen food ini nanti daging olahan kita bekukan di minus 20-22 derajat, sehingga bisa tersimpan selama enam bulan,” imbuh dia. (*)
Editor: Elly Amaliyah





