KulinerPariwisata

Mencicipi Legitnya Durian Lokal Semarang di Warung Durian Kholil

×

Mencicipi Legitnya Durian Lokal Semarang di Warung Durian Kholil

Sebarkan artikel ini
Durian Kholil Semarang
Pemilik Warung durian Kholil tengah memilih durian lokal bagi konsumennya. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pecinta durian di Semarang, rasanya kurang lengkap jika tak mencicipi legit manis dan pahitnya durian lokal asli Semarang, durian Kholil.

Berlokasi di Jalan Raya yang menghubungkan Mijen dan Gunungpati atau tepatnya di Kuncen, Bubakan, Mijen, Kota Semarang.

Durian legendaris itu sudah berjaya sejak 1997. Durian Kholil awalnya mempunyai nama Durian Emas karena warna kuning yang dominan.

Perubahan itu bermula saat durian tersebut mengikuti lomba di tingkat provinsi dan nasional. Rupanya, mengubah nama menjadi Durian Kholil mempunyai berkah tersendiri. Pada tahun 2008 yang lalu, Durian Kholil pernah dinobatkan sebagai durian paling enak di Indonesia.

Tak hanya durian Kholil saja yang ada di Warung Durian Kholil di Mijen Semarang.

Pemilik, Kholil (57) mengatakan bahwa ada berbagai jenis varian durian, mulai dari jenis Musang King, Doyong, Montong, MKR, Mrica, hingga durian lokal asli petani Gunungpati dan Mijen.

“Rekomended ada Musang King, lokal yang paling mahal jenis MKR,” ujar Kholil.

Untuk harga, lanjutnya, bervariasi dari Durian Musang King Rp 250ribu perkilo, Durian Doyong Rp 85ribu perkilo, Durian Montong Rp 75ribu perkilo.

“Durian MKR lokal Rp 140ribu perkilo, meski lokal tapi sudah punya brand dan terkenal, sehingga mahal. Kalau durian Kholil Rp 80-90ribu perkilo,” Kata dia.

Ia menyebut, durian Kholil tidak pasti ada setiap harinya, hal ini karena pohon durian Kholil hanya ada satu indukannya. Sedangkan stek maupun pembibitan masih bertumbuh dan kecil-kecil belum berbuah. “Masih menunggu, belum banyak. Karena pohon indukannya cuman satu,” kata Kholil.

Sementara untuk durian lokal, Warung ini menjual varian lokal dari harga Rp 40ribu – 200 Ribu bergantung besarannya.

Durian Kholil Lokal Semarang

Dia mengaku menekuni bisnis buah durian sudah turun-temurun. Jika dia hitung, keluarganya sudah menekuni bisnis durian lebih dari satu abad.

“Ini dari kakek saya saat di sini masih hutan sudah menekuni bisnis durian. Kalau kita hitung bisa sampai satu abad. Tapi kalau saya mulai aktif jualan sendiri ya tadi 1997,” paparnya.

Rata-rata Durian Kholil mempunyai berat 4,7 kilogram. Dalam satu hari, durian miliknya bisa terjual ratusan kilogram.

“Ini saja saya setiap hari kirim ke Jakarta bisa 100 kilogram. Kalau hari libur bisa tambah banyak lagi dan belum terhitung yang beli di lokasi,” katanya.

Kini, Durian Kholil semakin terkenal dan masyarakat cari. Penjualannya tak lagi hanya di lokasi, namun pembeli juga bisa memesan Durian Kholil secara online.

“Kalau yang jualan online anak saya, namanya Durian Kholil kalau di media online,” ucapnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp