Jateng

Menjemput Kesetaraan Kerja, Puluhan Disabilitas Ikuti Seleksi di Job Fair MTQ Nasional Semarang

×

Menjemput Kesetaraan Kerja, Puluhan Disabilitas Ikuti Seleksi di Job Fair MTQ Nasional Semarang

Sebarkan artikel ini
Disabilitas di job fair MTQ Nasional Semarang
Sejumlah teman disabilitas turut menjemput peluang kerja di bursa kerja atau job fair dalam rangkaian kegiatan MTQ Nasional 2026 Semarang, Jumat, 18 September 2026. (Foto: Dok. Pemprov Jateng)

“Untuk job fair hari ini, pendaftar untuk yang disabilitas itu banyak sekali, kayaknya memang antusias. Ini di samping saya banyak sekali peminatnya,” ucapnya.

Lisa mengatakan, banyak pelamar yang telah berpengalaman maupun belum memiliki pengalaman menjahit. Namun demikian, seluruh lamaran kemudian melalui screening.

Terkait gaji bagi pekerja disabilitas, Lisa mengatakan, tidak ada perbedaan dengan pekerja lainnya. Bahkan, ketika kinerjanya memenuhi harapan perusahaan, mereka bisa naik menjadi pekerja tetap dan mendapat upah serta lembur.

“Kami berharap job fair seperti ini memberi kesempatan kepada perusahaan untuk merekrut para pekerja,” ucap dia.

BACA JUGA: “Apa Pun yang Penting Kerjanya Halal”, Kisah Pria 57 Tahun Asal Surabaya Cari Pekerjaan di Job Fair MTQ Semarang

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Jateng, Candra Yuliawan mengatakan, sekitar 40 perusahaan ikut job fair tersebut.

Adapun jumlah total pencari kerja yang mendaftar sebanyak 2.624 orang, dengan jumlah kehadiran 1.487 orang selama dua hari pelaksanaan.

“Sebanyak 45 orang pencari kerja disabilitas mulai dari daksa, grahita, netra parsial, dan rungu-wicara. Paling banyak dari rungu-wicara, yakni 36 orang. Sementara pencari kerja umum tercatat 1.442 orang,” katanya.

Tips Mempersiapkan Diri Bagi Pelamar Difabel Saat Bursa Kerja

Kelompok disabilitas rungu wicara menjadi peserta terbanyak, sebab jumlah mereka mencapai puluhan orang di lokasi. Panitia bergerak cepat memberikan pendampingan khusus, agar proses wawancara kerja dapat berjalan dengan aman.

Pelamar baiknya menyiapkan resume yang sangat jelas, karena dokumen tersebut menjadi acuan utama tim rekrutmen. Pengalaman kerja formal maupun wirausaha harus anda cantumkan, supaya kualifikasi diri terlihat semakin menonjol dan profesional.

Komunikasi aktif dengan petugas pendamping sangat jadi anjuran, agar kendala bahasa saat wawancara dapat segera teratasi. Sikap percaya diri perlu anda tunjukkan kepada penguji, sehingga perusahaan yakin akan potensi calon karyawan.