SEMARANG, beritajateng.tv – Hampir memasuki usia kepala enam tak menyurutkan semangat Supriyadi (57), warga asal Surabaya, untuk terus mencari pekerjaan.
Supriyadi kini bekerja sebagai buruh harian lepas, tepatnya kuli bangunan. Pekerjaan itu membuatnya harus berpindah-pindah, dari Surabaya, Jawa Timur hingga ke Kota Semarang, Jawa Tengah.
Saat sedang berjalan-jalan di kawasan Simpang Lima Semarang, mata Supriyadi tak sengaja tertuju pada Job Fair Jateng yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memeriahkan MTQ Nasional.
Di hari kedua sekaligus hari terakhir pelaksanaan Job Fair tersebut, Supriyadi datang dengan harapan bisa mendapatkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“[Jauh-jauh dari Surabaya] ya cari-cari kerja gitu, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harilah. Yang penting pekerjaannya Halal,” ujar Supriyadi saat beritajateng.tv jumpai di Job Fair Jateng MTQ Nasional, Lapangan Parkir Eks Gajahmada Plaza, Kota Semarang, Jumat, 18 September 2026.
Supriyadi terlihat serius membaca lembar-lembar lowongan kerja yang dibagikan setiap tenant. Berbekal pengalaman sebagai operator alat berat ekskavator pada 1991 hingga 2002 silam, ia berharap bisa kembali mendapatkan pekerjaan tetap.
BACA JUGA: Job Fair MTQ 2026, Pemprov Jateng Klaim Bukan Formalitas Belaka
“Saya punya pengalaman kerja sebagai operator alat berat ekskavator tahun 1991 sampai 2002. Kalau sekarang saya kerja di bidang bangunan, pekerja lepas,” tutur Supriyadi.
Ia merasa beruntung perjalanan santainya di kawasan Simpang Lima justru membawa langkahnya ke Job Fair Jateng. Kesempatan itu memberinya harapan untuk kembali mendapatkan pekerjaan.
“Enggak sengaja tahu ada Job Fair. Lagi jalan-jalan, melihat ada Job Fair, terus lihat-lihat,” tuturnya.
Namun, persoalan Supriyadi tak cuma belum memiliki pekerjaan tetap. Selama berada di Semarang, ia juga belum memiliki tempat tinggal tetap dan mengandalkan masjid sebagai tempat beristirahat.
Di usianya yang sudah 57 tahun, Supriyadi tak menampik mencari pekerjaan tetap atau formal bukan perkara mudah. Meski begitu, ia tetap berharap ada pekerjaan tetap yang bisa dilakoninya.





