SEMARANG, beritajateng.tv – Wajah baru dari mobil dinas Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita kini terpampang stiker branding tentang sosialisasi anti stunting.
Branding berupa stiker sosialisasi anti stunting terpasang pada bagian kaca belakang mobil dinas Walikota mbak Ita. Bukan tanpa sebab Mbak Ita memasang stiker besar anti stunting di kaca belakang mobil dinasnya.
Selain sebagai salah satu program unggulan Pemkot Semarang juga sebagai apresiasi kepada pemenang lomba KOLABORASI (Kampanye Publik Pelibatan Remaja Dalam Mengatasi Stunting).
BACA JUGA: Antisipasi Banjir di Musim Penghujan, Pemkot Lakukan Pembersihan dan Pembongkaran PJM di Semarang
“Saya pasang hari ini, ini juga sebagai tindak lanjut pemenangan hasil lomba desain, stiker, brosur tingkat SMP SLTA, Universitas,” kata Mbak Ita, Jumat (24 Mei 2024).
Menurut Mbak Ita, lomba KOLABORASI ini sangat bagus dan penting bagi generasi muda. Desainnya tersebut telah memuat berbagai sosialisasi tentang stunting.
Oleh karenanya, Mbak Ita mengapresiasi pemenang lomba desain KOLABORASI ini, dengan turut memasangnya di kaca mobil dinas Walikota. Tidak sekedar sebatas pengumuman saja.
“Dari hasil lomba kok hanya diumumkan, inisiatif saya langsung saya minta stiker di tempel di mobil saya,” katanya.
Untuk selanjutnya, pemasangan desain stiker sosialisasi anti stunting ini akan berlanjut pada beberapa unik kendaraan aset milik Pemkot Semarang.
Termasuk rencana memasang desain stiker tersebut di beberapa transportasi publik BRT Trans Semarang.
Di antaranya pada 13 armada BRT yakni Koridor II ada 5 armada, Koridor IV ada 5 armada dan Koridor VIII ada 3 armada. Kemudian kendaraan dinas OPD Pemkot Semarang.
“Nanti kita buatkan surat edaran terkait pemasang desain sosialisasi stunting ini dari BRT Trans Semarang sampai kendaraan dinas OPD,” katanya.
Lomba desain stiker KOLABORASI merupakan kerja bersama antara Pemkot Semarang, BKKBN, Kementrian Kesehatan RI, Anantaka.





