Jateng

Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 2026 dengan Hilal Global, Pemerintah Tunggu Sidang Isbat

×

Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 2026 dengan Hilal Global, Pemerintah Tunggu Sidang Isbat

Sebarkan artikel ini
Lebaran Muhammadiyah
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa Tengah, K.H. Tafsir, saat ditemui di Jalan Pemuda Kota Semarang, Selasa, 10 Maret 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

K.H. Tafsir mengakui gagasan tersebut tidak mudah diterima oleh semua kalangan umat Islam karena selama ini penentuan awal bulan masih banyak menggunakan pendekatan lokal.

Namun, menurutnya langkah ini merupakan bagian dari upaya Muhammadiyah untuk membangun keseragaman kalender Islam di tingkat global.

“Ini adalah bagian dari upaya Muhammadiyah membangun peradaban baru supaya satu Islam satu kalender. Sehingga satu Syawal satu Ramadan seragam untuk seluruh dunia,” ujarnya.

Meski demikian, ia menyadari Muhammadiyah bukan pemegang otoritas tunggal dalam penentuan kalender Islam. Oleh karena itu, proses menuju kesepakatan global membutuhkan waktu dan dialog panjang.

“Ini bukan perkara mudah, butuh edukasi, perjuangan, dan proses panjang. Muhammadiyah hanya ingin memulai,” kata dia.

BACA JUGA: Demam Baju Lebaran Gamis Bini Orang dan Tunik Bini Sah, Mana yang Lebih Laris?

Tafsir juga menegaskan bahwa perbedaan penentuan awal bulan dalam Islam merupakan hal yang wajar karena metode yang para ulama gunakan bisa berbeda.

“Semua sepakat Idulfitri itu 1 Syawal. Tapi memahami 1 Syawal itu metodologinya bisa berbeda. Karena metodologi berbeda, hasilnya juga bisa berbeda,” ujarnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk mengikuti keputusan ulama masing-masing tanpa perlu memperdebatkan perbedaan yang terjadi.

“Kalau kemudian berbeda, umat ikuti saja pendapat ulama yang ada. Selama kita mengikuti pendapat ulama, insyaallah tetap berpahala,” pungkasnya.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama menjadwalkan Sidang Isbat untuk menentukan 1 Syawal 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Maret 2026. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp