SEMARANG, beritajateng.tv – PT Honda Prospect Motor (HPM) mulai memperkenalkan mobil listrik yakni new honda e di Indonesia. Kendaraan listrik bertenaga baterai (BEV) ini punya karakter fun to drive karena bertenaga tinggi yang menghasilkan tenaga besar.
New honda e dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara serba listrik yang luar biasa dengan nol emisi. Menggunakan teknologi elektrifikasi Honda yang telah terbukti dengan kemampuan pengisian cepat untuk memenuhi tuntutan perjalanan sehari-hari.
New honda e ini hadir dengan berbagai variasi warna dan fasilitasnya. Adapun beberapa variasinya yakni premium crystal red or blue metallic, charge yellow, platinum white pearl, modern steel metalic, crystal black pearl.
New honda e memiliki tenaga maksimal hingga 154 PS. Torsi maksimal 315 Nm dan dukungan sport mode hingga dapat melaju mulai dari 0-100 km per jam kurang dari sembilan detik.
Tak hanya bertenaga, produk honda e ini memiliki performa berkendara yang lincah dan stabil. Hal tersebut karena hasil perancangan desain 50:50 Weight Ratio Distribution. Performa ini membuat bobot kendaraan menjadi balance (terbagi rata di bagian depan tengah dan belakang).
Adapun penempatan baterai juga terancang secara efisien agar memberikan ruang kabin yang luas dan comfortable bagi pengendara. Honda e hadir dengan baterai berkapasitas besar. Kapasitas baterai sebesar 35,5 kWh yang bisa menempuh jarak sejauh 220 km. Pengisian daya bersifat fast charging dalam kurun waktu 30-36 menit.
Pengguna bisa menggunakan soket listrik 12V DC dan 230V AC guna menghubungkan berbagai macam perangkat elektronik saat pengisian daya. Selain itu, ada fitur V2X ataupun vehicle to grid, building and home. Ketika terhubung dengan Honda Power Manager, kendaraan ini berperan sebagai stationary battery untuk menyalurkan listrik kepada rumah, bangunan, maupun jaringan listrik lainnya.
BACA JUGA: New Honda Amaze 2023, Ternyata Lebih Canggih dan Ramah di Kantong!
New Honda E: Perfoma Canggih Nol Emisi!
Layar yang terdapat pada interior mobil juga dapat menampilkan berbagai display seperti tampilan video game maupun smartphone.
New honda e hadir untuk mengatasi permasalahan lingkungan dan energi global. Selain itu, berusaha mewujudkan netralitas karbon untuk semua produk dan aktivitas perusahaan pada tahun 2050.
Honda memiliki target 100 persen elektrifikasi untuk semua desain modelnya secara global pada tahun 2040. Maka dari itu, Honda akan mengenalkan paling tidak 30 model berbasis elektrik hingga tahun 2030. Adapun total produksinya 2 juta unit per tahunnya.
Saat ini, mobil listrik bertenaga baterai ini belum tersedia di Indonesia. PT Honda Prospect Motor (HPM) hanya ingin mengenalkan Honda e ke publik.
New honda e cocok untuk perkotaan memiliki dimensi panjang 3,89 meter, lebar 1,75 meter dan tinggi 1,51 meter. Ukuran tersebut mirip dengan Honda Brio yang punya dimensi panjang 3,81 meter, 1,68 meter dan tinggi 1,48 meter.
Konsumen belum bisa memesan mobil listrik mungil seukuran Honda Brio ini.
Belum meluncurkan secara resmi, bocoran harga mobil listrik ini pun belum ada hingga sekarang. Di Jepang, harganya bisa menyentuh Rp 600 juta. Lantas, bagaimana jika masuk ke Indonesia? Apakah harganya akan lebih mahal daripada negeri Sakura? Kita nantikan saja, ya!
Di pasar Indonesia, Honda akan memasarkan dua model e:HEV (hybrid) tahun ini, dan produk-produk elektrik lainnya di tahun yang akan datang, termasuk yang akan terproduksi secara lokal di Indonesia.
Sebagaimana yang kita ketahui, new honda e pertama kali hadir tahun 2017 dengan wujud prototipe. Dua tahun setelahnya, kendaraan berdimensi mungil tersebut resmi dikenalkan di Frankfurt Auto Show atau FAS 2019, Jerman.
Kita tunggu perilisan secara resmi mobil listrik new honda e di Indonesia, ya (*).





