SEMARANG, beritajateng.tv – Influencer sekaligus kreator konten kuliner Nex Carlos tengah menjadi viral setelah memberikan tanggapan keras terkait namanya yang disebut dalam pembahasan kasus pencuri ayam di Bali.
Nex Carlos merasa keberatan karena ada pengguna media sosial yang menilai dirinya berada di pihak pelaku pencurian ayam yang kasusnya belakangan viral. Ia pun meminta pihak yang menuduhnya untuk menunjukkan bukti bahwa dirinya pernah menyatakan dukungan terhadap pelaku.
Klarifikasi tersebut disampaikan Nex Carlos melalui utas di akun Threads miliknya, @nexcarlos, pada 29 Juli 2026.
Dalam unggahannya, Nex Carlos menjelaskan bahwa ia tidak pernah membenarkan tindakan pencurian. Ia mengaku hanya menyampaikan rasa prihatin terhadap anak dari pria yang meninggal dalam insiden tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa ia sengaja memilih kata-kata secara hati-hati ketika membahas kasus tersebut agar tidak teranggap membela pihak yang melakukan pencurian.
BACA JUGA: Seporsi Gak Sampai Rp20 Ribu, Begini Sedapnya Kuliner Warung Pecel Ijo Bu Kris di Kota Semarang
Nex Carlos mengaku tersentuh melihat seorang anak kecil harus kehilangan ayahnya. Menurutnya, rasa iba terhadap kondisi anak tersebut tidak bisa langsung tersimpulkan sebagai bentuk dukungan terhadap tindakan pencurian yang dugaan kuat sang ayah lakukan.
“@ohhamichan coba tunjukkin utas gua pro sama malingnya. Gua udah nulis utas sehati-hati mungkin karena gak mau kelihatan pro malingnya, sebagai seorang ayah yang punya anak kecil, gua sedih lihat anak kecil nangis kehilangan bapaknya. Lo dengan enaknya bawa nama gua,” tulis Nex Carlos.
Ia juga menyertakan tangkapan layar yang menunjukkan namanya ikut terseret dalam percakapan warganet. Dalam tangkapan tersebut, Nex Carlos tampak terkaitkan dengan daftar influencer yang teranggap bersimpati atau mendukung pelaku pencurian ayam di Bali.
Tuduhan tersebut kemudian membuat Nex Carlos angkat bicara. Ia menilai kesimpulan terhadap dirinya tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya ia sampaikan.
Empati Menurut Nex Carlos
Menurut Nex Carlos, rasa empati yang ia tunjukkan lebih ditujukan kepada anak kecil yang harus kehilangan sosok ayah. Ia tidak bermaksud membenarkan tindakan kriminal maupun membela pelaku pencurian.
Pernyataan tersebut kemudian ikut menyebar dan menjadi perbincangan di Threads. Sejumlah pengguna media sosial turut memberikan dukungan kepada Nex Carlos dan menilai rasa simpati terhadap keluarga korban tidak otomatis berarti seseorang mendukung tindakan kriminal.
“Kasihan sama anaknya = pro maling. Seidiot itu menyimpulkan,” tulis akun @septian.e.firgianto.
Pengguna lain, @tiara_aiah232, juga mengungkapkan bahwa ia memahami alasan sebagian orang merasa iba terhadap anak dalam kasus tersebut.
“Orang-orang bersimpati karena emang gak tahu kisah aslinya gimana. Termasuk gue, siapa sih yang gak teriris hatinya ngelihat anak kecil ayahnya ‘di bunuh’ depan matanya sendiri,” tulisnya.
Sementara itu, akun @mariaaupa mengaku sempat ikut merasa iba setelah melihat video yang beredar di media sosial. Ia mengatakan informasi mengenai latar belakang kasus tersebut belum banyak orang ketahui ketika video itu pertama kali muncul.
“Gue juga awalnya ke gocek koh, karena lihat video di IG, dan captionnya mengiris hati, gak di kasih tahu penyebabnya karena maling ayam. Ya orang awam mikirnya kasihan, empathy karena ada anak perempuan kecil jadi yatim karena kebringasan orang-orang main hakim sendiri,” tulisnya.
Kasus pencurian ayam di Bali tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik setelah beredar informasi mengenai seorang pria yang meninggal dunia dalam insiden yang berkaitan dengan dugaan pencurian.
Peristiwa itu kemudian memunculkan berbagai reaksi di media sosial. Termasuk perdebatan mengenai tindakan main hakim sendiri dan kondisi keluarga yang korban tinggalkan.
Di tengah ramainya pembahasan tersebut, muncul pula perbedaan pendapat di antara warganet.
Sebagian pengguna menyoroti dugaan tindak pencurian, sedangkan sebagian lainnya lebih menyoroti dampak insiden tersebut terhadap keluarga. Terutama anak yang kehilangan orang tuanya.
BACA JUGA: Viral Bus Trans Semarang Muncul di Temanggung, Manajemen Ungkap Fakta Sebenarnya
Nex Carlos sendiri melalui klarifikasinya menegaskan bahwa rasa empati terhadap seorang anak yang kehilangan ayah tidak seharusnya di samakan dengan dukungan terhadap tindakan pencurian.
Pernyataan tersebut menjadi bagian dari responsnya setelah namanya ikut terseret dalam perdebatan kasus pencuri ayam di Bali yang tengah viral di media sosial. (*)





