“Jadi mungkin Bapak Danang Kurniawan itu mengamanati saya untuk dijadikan sebagai komandan upacara karena memang Ibu Wali Kota perempuan selaku Ibu inspektur upacara, jadi saya ditunjuk sebagai komandan. Kalau untuk ramah gender saya rasa sudah banyak,” ujarnya.
Kepercayaan tersebut membuat Nita bukan Talia ini merasa senang sekaligus bersyukur. Baginya, keberhasilan menjalankan tugas hingga upacara selesai menjadi kepuasan tersendiri.
“Sebelumnya saya jadi petugas pembaca Undang-undang Dasar 1945. Baru ini untuk komandan upacara. Senang sekali, dengan baik membawa upacara sampai selesai lancar,” ujarnya.
Ke depan, perempuan dengan tinggi badan 172 itu menyatakan kesiapannya jika ditunjuk menjadi komandan upacara pada peringatan hari besar.
“Kalau saya sesuai perintah karena memang tadi bahwa pelaksana siap melaksanakan perintah apa pun dari pimpinan,” ujarnya.
Pada momentum Harhubnas 2026, Nita berharap pelayanan transportasi di Kota Semarang terus mengalami peningkatan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Harapannya pelayanan transportasi makin maju, makin sukses, dan bisa memberikan kinerja terbaik untuk masyarakat di Kota Semarang,” katanya. (*)





