Kesehatan

OMRON Hadirkan Experience Center di Semarang, Jawab Tantangan Tingginya Hipertensi

×

OMRON Hadirkan Experience Center di Semarang, Jawab Tantangan Tingginya Hipertensi

Sebarkan artikel ini
OMRON Hadirkan Experience Center di Semarang, Jawab Tantangan Tingginya Hipertensi
Launching OMRON Experience Center Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

Data SKI 2023 menunjukkan pola konsumsi makanan berisiko di Jawa Tengah masih relatif tinggi, seperti makanan manis, asin, berlemak, dan berbumbu penyedap.

Pola konsumsi ini berpotensi meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit kardiovaskular jika berlangsung dalam jangka panjang.

Ketua Pokja Hipertensi Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), Dr Bagus Andi Pramono SpJP FIHA, menegaskan bahwa hipertensi merupakan penyakit kronis yang memerlukan pemantauan berkelanjutan.

“Tekanan darah bersifat dinamis dan bisa berubah karena banyak faktor, mulai dari aktivitas fisik, stres, hingga waktu pengukuran. Karena itu, pemeriksaan tekanan darah yang akurat, terstandar, dan harus secara berulang menjadi kunci dalam diagnosis dan evaluasi terapi,” jelas Dr Bagus.

Ia menambahkan, penggunaan alat ukur tekanan darah yang tervalidasi secara klinis. Sekaligus bersamaan dengan edukasi cara pengukuran yang benar sangat penting untuk mencegah kesalahan klasifikasi hipertensi.

Salah Satu Upaya Menekan Angka Hipertensi

“Kehadiran Experience Center harapannya dapat meningkatkan literasi masyarakat. Sekaligus membantu tenaga kesehatan dan pasien memahami pentingnya pengukuran tekanan darah sesuai standar,” katanya.

Sejalan dengan rekomendasi penanganan hipertensi terkini. PERKI juga mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk pencatatan dan pemantauan tekanan darah jangka panjang, termasuk pengukuran mandiri di rumah.

Dalam mendukung upaya tersebut, OMRON menyediakan berbagai pilihan tensimeter untuk penggunaan rumahan, salah satunya OMRON Complete. Perangkat ini memungkinkan pengukuran tekanan darah sekaligus perekaman irama jantung dalam satu alat.

Gangguan irama jantung seperti atrial fibrilasi kerap tidak kita sadari karena gejalanya ringan atau bahkan tanpa keluhan.

Padahal, kondisi ini dapat meningkatkan risiko stroke hingga lima kali lipat. Dengan perangkat yang mampu memantau tekanan darah dan irama jantung, masyarakat harapannya lebih waspada terhadap kondisi kesehatannya.

Seluruh tensimeter OMRON di rancang sesuai standar medis internasional dan telah melalui uji validasi klinis oleh berbagai lembaga independen.

Termasuk European Society of Hypertension, British Hypertension Society, serta Association for the Advancement of Medical Instrumentation, dan direkomendasikan oleh StrideBP. (*)

Editor: Elly Amaliyah