Jateng

Oro Oro Kesongo di Blora Erupsi Hingga Sembilan Kali, Warga Sampai Alami Sesak Napas

×

Oro Oro Kesongo di Blora Erupsi Hingga Sembilan Kali, Warga Sampai Alami Sesak Napas

Sebarkan artikel ini
Oro Oro Kesongo
Erupsi Oro Oro Kesongo di Blora pada Selasa, 3 Desember 2024 pagi. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Oro Oro Kesongo di Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kembali mengalami erupsi sebanyak total sembilan kali sejak Minggu lalu.

Pada Selasa, 3 Desember 2024 sekira pukul 06.30 WIB, letupan besar terjadi lagi dengan ketinggian mencapai 15-20 meter, disertai suara gemuruh dan gas beracun yang dikeluarkan oleh kawah tersebut.

Sebuah video amatir yang beredar di media sosial menunjukkan momen letusan Oro Oro Kesongo, sedang warga berteriak, “Bledos meneh! (Meletus lagi!)”

Totok, salah seorang warga yang berjualan di sekitar lokasi, mengalami sesak napas akibat menghirup gas beracun dari kawah Oro Oro Kesongo.

BACA JUGA: Perkelahian Remaja di Blora Terekam CCTV, Menurut Dugaan Senjata Api Ternyata Mainan

“Letupannya sangat besar, dan saya sempat menjauh dari lokasi untuk menghindari gas berbahaya,” ungkap Totok, Selasa, 3 Desember 2024.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, melalui Kapolsek Jati, AKP Sugiman, telah mengambil langkah preventif dengan memasang spanduk larangan mendekati lokasi erupsi guna mengantisipasi dampak lebih lanjut bagi warga sekitar.

AKP Sugiman menyatakan bahwa total letupan erupsi mencapai sembilan kali: tiga kali pada hari Minggu dan enam kali pada Selasa pagi.

BACA JUGA: Sabet 4 Emas, 2 Perak, 5 Perunggu, Blora Raih Juara Umum Angkat Besi Kejurprov Jawa Tengah 2024

Menurutnya, erupsi ini merupakan fenomena yang biasa terjadi setahun sekali saat peralihan musim dari kemarau ke musim hujan. Untungnya, hingga kini tak ada korban jiwa atas fenomena tersebut.

Namun, untuk mencegah hal-hal yang tidak-tidak, pihaknya tetap memasang spanduk larangan agar warga tidak mendekat ke lokasi erupsi.

“Kami mengimbau agar warga jangan mendekat ke lokasi, karena erupsi ini bisa sewaktu-waktu terjadi lagi. Takutnya kena gas beracun,” ujar AKP Sugiman.

Dengan situasi ini, masyarakat beroleh imbauan untuk tetap waspada dan mengikuti arahan pihak berwenang demi keselamatan bersama. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi