Sementara itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jateng Saiful Hadi mengaku belum paham persis apa yang Rudy maksud. Namun, dari berbagai berita yang dia baca, bantuan kembali atas inisiatif Fajar pribadi.
“Saya menugaskan kawan untuk mengklarifikasi Fajar, ini ada intervensi atau tidak, jawabannya ini kesadaran sendiri setelah melihat judul di YouTube, judulnya bombastis, membuat dia tersinggung, dia merasa kena eksploitasi. Bahkan dia mengatakan, lho saya tidak mengundang, Pak Ganjar datang sendiri, bahkan tidak ada pemberitahuan, ujug-ujug. Dia juga tidak minta bantuan, ujug-ujug Ganjar datangi dia, beri bantuan, ada kamera, unggah di channel pribadi dengan judul semacam itu,” ujarnya.
Konten yang tayang di YouTube pribadi Ganjar tersebut berjudul dramatis, “RUMAH REYOT KADER PDI PERJUANGAN DI TANAH BENGKOK”.
Video berdurasi 4 menit tersebut berisi kunjungan Ganjar Pranowo ke rumah Fajar. Dalam video tersebut, Ganjar terlihat bercengkerama dengan keluarga Fajar, termasuk menyapa anaknya.
Ganjar lantas memberi bantuan sembako, ponsel, dan mainan anak. Masih dalam video tersebut, dia juga menjanjikan membedah rumah Fajar yang berdiri di atas tanah bengkok menggunakan uang pribadinya. Fajar juga dia janjikan dapat peralatan cuci motor. (RI)




