SEMARANG, beritajateng.tv – Pegadaian Championship Liga 2 2026/2027 resmi bergulir. Stadion Jatidiri Semarang langsung menjadi panggung pembuka kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia dengan duel PSIS Semarang menghadapi PSPS Pekanbaru, Jumat (11/9/2026) malam.
Peluncuran kompetisi berlangsung di Hotel Patra Convention Center, Semarang, Jumat siang.
Setelah seremoni, perhatian langsung beralih ke lapangan karena PSIS dan PSPS dijadwalkan bertarung mulai pukul 19.00 WIB.
Hadir dalam launching Pegadaian Championship Liga 2 2026/2027, Direktur Utama I.League Ferry Paulus, Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan, Wakil Ketua PSSI Zainuddin Amali, jajaran komisaris, serta jajaran PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah XI Semarang.
Setelah seremoni peluncuran, PSIS Semarang rencananya bakal menghadapi PSPS Pekanbaru pada Jumat malam. Pertandingan di Stadion Jatidiri tersebut mulai pukul 19.00 WIB.
Kerja sama Pegadaian dan kompetisi Championship memasuki tahun keempat. Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan kerja sama tersebut terus di evaluasi agar memberikan dampak positif, tidak hanya bagi sepak bola Indonesia tetapi juga masyarakat.
“Alhamdulillah, Pegadaian ini sudah selama empat tahun. Tentunya setiap tahun kami evaluasi dan kerja sama antara Pegadaian dan Championship ini luar biasa,” ujar Damar.
Menurutnya, terdapat kesamaan karakter antara pasar Pegadaian dengan penonton kompetisi Championship. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan kerja sama terus berkembang.
Damar juga menegaskan Pegadaian ingin mendorong regenerasi nasabah melalui aplikasi Pegadaian, Tring. Generasi muda menjadi salah satu sasaran utama dalam pengembangan ekosistem digital tersebut.
Pegadaian menargetkan 70 persen nasabah dapat menjadi pengguna aplikasi Tring. Saat ini, sekitar 67 persen nasabah Tring berasal dari kalangan generasi muda.
“Memang tujuan kami mensponsori acara ini salah satunya untuk menambah jumlah nasabah Tring sekaligus melakukan regenerasi nasabah,” katanya.
Tak hanya soal bisnis, Pegadaian juga membawa sejumlah program sosial dalam gelaran Championship. Salah satunya melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar stadion.





