Gaya HidupNews Update

Pelatihan Barista Bagi Milenial Semarang

×

Pelatihan Barista Bagi Milenial Semarang

Sebarkan artikel ini
Pelatihan Barista Bagi Milenial Semarang. /Ellya.

SEMARANG, 5/3 (BeritaJateng.tv) – Saat ini, ngopi sudah menjadi gaya hidup banyak orang. Karenanya pelatihan menjadi barista, menjadi tuntutan sebagai penyedia jasa tempat ngopi.

“Karenanya kami menggelar pelatihan barista untuk anak-anak muda Semarang agar mereka dapat membuka peluang usaha di bidang kopi,” terang Kabid Pemberdayaan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang Ahmad Oktanis Sediatmoko di The Arena Stadium Semarang.

Pelatihan yang diikuti puluhan pemuda ini digelar selama 3 hari berturut-turut.
Mereka mendapatkan ilmu mengenal beragam kopi dari seluruh penjuru nusantara.

Peserta juga diberi bekal skill dan pelatihan bagaimana mengolah kopi mulai dari memilah biji, meroasting hingga menyajikannya.

“Dengan bekal skill dan pelatihan ini, kami berharap anak muda Kota Semarang dapat membuka peluang usaha di bidang kopi, menambah jumlah entrepreneur kota ini,” tukasnya.

Ia mengaku, akan memperbanyak pelatihan yang berjiwa muda, sesuai dengan kebutuhan kekinian.

Sekretaris Dispora Giarso Sapto Putratmo menambahkan pelatihan ini digelar untuk mengakomodasi keinginan kaum milenial.
Apalagi saat ini, kopi sudah menjadi kebutuhan banyak orang.

“Kami ingin memperkenalkan bahwa kopi dan barista sudah dapat menjadi ladang profesi yang digandrungi banyak orang. Anak-anak muda banyak yang membuka gerai atau warung kopi karena ngopi sudah menjadi gaya hidup,” tandasnya.

Ia berharap, bekal pelatihan ini dapat dimanfaatkan untuk menambah skill bahkan membuka lapangan kerja.

“Dispora akan mencoba mengakomodasi keinginan dan kebutuhan kaum milenial dalam menjawab tantangan saat ini. Pelatihan untuk kawula muda memang harus disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan jaman,” pungkasnya.

Salah satu peserta pelatihan, Amanda Widyasari mengaku tertarik mengikuti pelatihan barista ini.

Hobinya ngopi setiap hari membuatnya ingin tahu perihal kopi serta cara menyajikannya.
“Keren gitu kayaknya jadi barista. Apalagi kalau di luar, pelatihan barista biasanya mahal mencapai Rp5 jutaan, ikut pelatihan ini gratis dan banyak manfaatnya. Semoga ke depan saya bisa buka kedai kopi sendiri,” ujarnya. (Ak/El)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp