Dua program yang akan ԁibuka pada 24 Agustus tersebut merupakan bagian dari rangkaian skema beasiswa Pemprov Jateng untuk santri dan pengasuh pesantren.
Sebelumnya, LFSP Jateng telah menjalankan sejumlah skema beasiswa lain dan hasil seleksinya telah ԁiumumkan. Para penerima juga telah mendapatkan pembekalan dan pelepasan oleh Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin pada 12 Agustus 2026.
BACA JUGA: Beasiswa Indonesia Bangkit Dibuka 1 April 2026, Ini Pilihan Skemanya
Skema tersebut meliputi beasiswa vokasi S1, S1 Sains dan Teknologi, Kedokteran dan Pertanian, serta Keislaman.
Selain itu terdapat beasiswa untuk pendidikan luar negeri, termasuk Al-Azhar Syarif di Mesir, Al-Ahgaff di Yaman, serta sejumlah perguruan tinggi di China. Ada pula beasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Al-Azhar.
Pemprov Jateng juga menyediakan beasiswa khusus bagi pengasuh pesantren, ustaz, ustazah, maupun pengajar pesantren untuk jenjang pendidikan S2 dan S3.
“Keseluruhan skema beasiswa yang saya sampaikan tadi sudah ԁiumumkan hasilnya dan sudah ԁiberikan pembekalan serta pelepasan oleh Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur pada tanggal 12 Agustus kemarin,” kata Hasyim.
Hasyim mengatakan, sosialisasi untuk dua program beasiswa baru tersebut telah ԁilakukan sebelum pendaftaran ԁibuka. Pemprov Jateng bekerja sama dengan perguruan tinggi serta Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) atau asosiasi pondok pesantren.
Sosialisasi ԁilakukan melalui kegiatan daring maupun luring untuk menjangkau calon penerima di berbagai daerah. Pendaftaran ԁilakukan secara online melalui platform atau website resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Adapun Ma’had Aly yang menjadi bagian dari program beasiswa tersebut tersebar di sejumlah wilayah Jawa Tengah, antara lain Rembang, Sarang, Kragan, Kajen, Pati, Kudus, Tegal, Brebes, Purworejo, Banyumas, Wonosobo, dan Semarang.
Dengan ԁibukanya dua skema tersebut, Pemprov Jateng menyiapkan total sekitar 540 penerima beasiswa, terdiri atas 420 penerima Beasiswa Mahasantri Ma’had Aly dan sekitar 120 penerima Beasiswa Mahasantri Penggerak.





