Menurutnya, penggunaan alsintan mampu meningkatkan efisiensi pekerjaan pertanian sekitar 40–50 persen. Mekanisasi juga dia nilai dapat menekan kehilangan hasil panen dan pascapanen dari sekitar 10 persen menjadi maksimal 2 persen.
BACA JUGA: Akademisi Ilmu Sosial dan Politik Beri Nilai Model Kepemimpinan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi
Salah seorang petani dari Kelompok Tani Sri Berkah, Kabupaten Pemalang, Sutirto mengaku, merasakan manfaat bantuan mesin panen padi (combine harvester). Dengan alat itu, mampu mempercepat proses panen sekaligus menghasilkan gabah yang lebih bersih dibandingkan cara konvensional.
“Kalau menggunakan combine harvester, satu hektare bisa selesai sekitar satu setengah sampai dua jam,” ucapnya.
Sebab, bila panennya dilakukan dengan cara manual, membutuhkan sekitar 30–40 pekerja untuk menyelesaikan dua pertiga hektare lahan dalam sehari.
Sutirto menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jawa Tengah dan Dinas Pertanian dan Peternakan atas bantuan tersebut. Ia berharap mesin panen itu dapat membantu meringankan pekerjaan petani dan meningkatkan efisiensi panen di wilayahnya. (adv)





