BLORA, beritajateng.tv – Hanya gegara tidak diijinkan masuk kuliah ke perguruan tinggi, Ilham Miftahul Huda (20) seorang pemuda asal Desa Gempolrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, jawa Tengah tega gorok leher neneknya sendiri hingga tewas.
Korban bernama Patmirah (82) yang merupakan nenek dari pelaku, di temukan tewas. Penemuannya oleh keluarganya dalam kondisi tidur miring, dengan luka di pipi kanan dan leher bekas di sayat dengan senjata tajam.
Penemuan ini terjadi pada Jumat, 26 Juli 2025 lalu, sekira pukul 20.50 WIB.
BACA JUGA: Bejat! Kakek 80 Tahun di Blora Tega Cabuli Siswi SMP Hingga Tiga Kali, Begini Modusnya
Tindak keji ini terjadi akibat sakit hati Ilham setelah ibunya menolak permohonannya untuk masuk perguruan tinggi.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, dalam press conference Kamis, 14 Kamis 2025 kemarin menjelaskan setelah melakukan penyelidikan, olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa 8 saksi dan mengumpulkan sejumlah barang bukti akhirnya pelaku berhasil ditangkat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora, dirumahnya sendiri yang berada dibelakang rumah korban.
Kapolres menambahkan, tindakan pelaku berdasar dari kemarahan dan kekecewaan terhadap kondisi ekonomi keluarga yang tidak mendukung keinginannya untuk kuliah.
“Setelah ibunya menolak permohonan tersebut, malamnya ia berniat membunuh ibunya. Karena tidak mendapati ibunya di rumah, pelaku melampiaskan amarahnya kepada neneknya,” ungkapnya, Kamis 14 Agustus 2025 kemarin.
BACA JUGA: Masuki Musim Kemarau, Perhutani Blora Gandeng BPBD Gelar Simulasi Pencegahan Karhutla
Untuk mempertangguangjawabkan perbuatanya, kini Ilham harus mmendekam di dalam jeruji besi Polres Blora, dan terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun. (*)
Editor: Farah Nazila





