Ia mengaku, Wakil Sekretaris PPDB Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Sunarto, mengarahkan mereka untuk tidak mengganti sekolah.
“Kita sudah mindah anak-anak kita, dari SMA 3 kita pindah ke SMA 5. Ibu-ibu lain juga begitu, tapi apa jawaban Pak Narto? ‘Sudah kembali lagi ke pilihan semula.’ Kita percaya, kita disuruh pindah lagi ke pilihan semula karena sudah sistem, tetapi kenapa hasilnya begini?” akunya.
Aksi protes malam itu berakhir dengan tangisan para orang tua dan calon siswa. Pantauan beritajateng.tv, mereka meninggalkan lokasi pukul 22.15 WIB. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





