Usai Masruri menyelesaikan ibadah salat Subuh, ia melihat korban masih dalam posisi tidur. Kemudian, sekiranya pada pukul 05.30 WIB pagi, Masruri menghubungi Sunaryo yang masih di komplek masjid untuk melihat keadaan mahasiswa Unnes itu.
Lalu, pengecekan untuk mengetahui apakah korban masih bangun atau tidak, hasilnya nihil. Nyawa laki-laki berusia 22 tahun itu tak dapat terselamatkan.(*)





