Peristiwa

Peristiwa Rantis Brimob Lindas Ojol Hingga Tewas Kini Diusut Tuntas, 7 Pelaku Segera Diamankan

×

Peristiwa Rantis Brimob Lindas Ojol Hingga Tewas Kini Diusut Tuntas, 7 Pelaku Segera Diamankan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Ojol Terlindas Rantis
Ilustrasi Ojol Terlindas Rantis (sumber: Instagram@adipratamalarisindo)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pengemudi ojek online yang menjadi korban terlindas rantis Brimob, Affan Kurniawan, telah meninggal dunia.

Tragedi ini mengundang simpati dan duka mendalam dari berbagai lapisan masyarakat hingga kalangan publik figur.

Presiden Prabowo Subianto pun turut menyampaikan rasa prihatin sekaligus kekecewaannya atas kelalaian aparat yang bertugas di lokasi kejadian.

Peristiwa Ojek Online Terlindas Rantis Brimob

Berbagai pihak ini menyatakan akan bersikap tegas dalam menangani kasus tersebut. Tentu saja para anggota rantis Brimob yang terlibat ini langsung mendapatkan panggilan oleh Kapolda.

BACA JUGA: Demo Memanas di Jateng Usai Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob

Tanya itu pihak Kapolda juga menyampaikan bahwasanya pengusutan kasus akan berlangsung secara transparan.

Pelaku dalam kasus penabrakan tersebut yakni berjumlah 7 orang. Para pelaku ini akan dilakukan pemeriksaan secara transparan dan cepat.

Hal itu dilakukan bertujuan supaya korban mendapatkan keadilan. Bahkan pengusutan kasus ini akan melibatkan pihak eksternal.

Salah satu bentuk permohonan maaf dari Kapolda kini memastikan bahasanya korban mendapatkan penanganan medis yang baik.

Tak hanya itu, selain menanggung biaya rumah sakit di Jogja akan memastikan bahwasanya pelaku akan mendapatkan tindakan yang tegas.

Jenderal Listyo Sigit Prabowo selalu Kapolri menyampaikan permohonan maaf usai terjadinya peristiwa tersebut.

Iya juga menyampaikan bahwasannya agar segera mengambil langkah penanganan untuk memberikan keadilan terhadap korban.

BACA JUGA: Aksi Demo Ojol di Polda Jateng Semarang Ricuh, Lemparan Bangkai Tikus hingga Bom Molotov

Dalam hal ini ia memerintahkan Kapolda untuk mencari keberadaan korban. Tak hanya itu Divisi Propam juga ia instruksikan untuk langsung turun tangan ke lapangan.

Peristiwa tragis yang menimpa ojek online di tengah-tengah aksi demo yang berlangsung membuat banyak karya memohon maaf yang sebesar-besarnya.

Termasuk juga pihak Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri.

“Hari ini kami sangat berduka sekali kehilangan saudara kita, yang mana ada kejadian tadi sore, sehingga dengan adanya kejadian tersebut saya atas nama pimpinan Polda Metro dan atas nama kesatuan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam dan turut berduka cita sedalam-dalamnya,” jelas Irjen Asep di RSCM. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp