SEMARANG, beritajateng.tv – Manajemen klub Java United FC menyampaikan pernyataan resmi terkait insiden pada laga Liga 1 melawan Persija Jakarta. Gelaran pertandingan itu berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu 19 September 2026.
Pada laga itu, sebuah insiden terjadi di sisi lapangan. Sebuah video yang beredar di media sosial menggambarkan momen dugaan serangan verbal kepada kepada Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong.
Serangan verbal itu keluar dari Direktur Teknik Java United Achmad Resal Octavian kepada Shin Tae Yong, pelatih asal Korea Selatan tersebut.
BACA JUGA: Kalah Tipis dari Persija, Yance Sayuri Bangga Perjuangan Tanpa Lelah Java United
Dugaan serangan verbal itu berbunyi “Kamu di sini itu pendatang! Ini daerah saya”.
Hal ini menjadi perbincangan serius bagi pecinta Sepak Bola di Indonesia.
Sikap Persija Jakarta
Manajemen Persija Jakarta telah lebih dahulu mengeluarkan pernyataan resmi. Manajemen menyatakan, telah mengadukan permasalahan dugaan diskriminasi tersebut ke Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI).
Saat ini Persija menyerahkan sepenuhnya proses penyelesaian atas insiden di laga tersebut kepada Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Manajemen berharap ada penindaklanjutan sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Manajemen menyatakan, percaya bahwa setiap kejadian dapat menjalani proses secara objektif berdasarkan fakta dan bukti yang tersedia di lapangan.
Pernyataan Resmi Java United
Selang empat hari seusai laga antara Persija Jakarta Vs Java United, klub berjuluk Laskar Kepodang Emas angkat bicara.
Manajemen Java United secara resmi menyampaikan pernyataan resminya. Ini terkait insiden dugaan kekerasan verbal oleh Achmad Resal Octavian kepada pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong.
BACA JUGA: Akhiri Karier Pesepakbola Profesional, Samsul Arif Kini Jadi Direktur Teknik PSIS Academy
Berikut pernyataan resmi Java United FC, pada unggahan akun Instagram klub, Rabu malam, 23 September 2026.





