SEMARANG, beritajateng.tv – Samsul Arif Munip mengakhiri karier panjang sebagai pesepakbola profesional pada usia 41 tahun. Ia kemudian mendapat peran baru sebagai Direktur Teknik PSIS Academy pada musim 2026/2027.
Keputusan tersebut membuat Samsul tetap berkecimpung dalam sepak bola Indonesia. Bedanya, ia kini tidak lagi berjuang mencetak gol di lapangan.
Samsul akan berfokus pada pengembangan pemain muda PSIS. Penunjukannya menjadi bagian dari langkah PSIS Development dalam memperkuat pembinaan talenta muda Mahesa Jenar.
BACA JUGA: PSIS Semarang Menang Dramatis 2-1 atas PSPS Pekanbaru, Lorensius Sabda Jadi Penentu
Informasi tersebut disampaikan PSIS Development melalui akun Instagram resminya, @psisdevelopment_. Dalam unggahan itu, PSIS Development menyambut kedatangan Samsul sebagai bagian dari tim pengembangan pemain muda.
“Sugeng Rawuh, Samsul Arif! Samsul Arif Munip akan menjadi Direktur Teknik PSIS Academy musim ini. Give the best for Young Mahesa Jenar,” tulis PSIS Development, Senin, 15 September 2026.
Samsul Arif Beralih ke Pembinaan Pemain Muda
Peran baru Samsul membuat pengalaman panjangnya sebagai pemain profesional mendapat ruang berbeda. Ia kini akan membantu menyiapkan pemain muda yang berpotensi berkembang menuju level profesional.
PSIS Academy sendiri menjadi salah satu wadah pembinaan pemain muda Mahesa Jenar. Para pemain binaan dapat diproyeksikan mengikuti berbagai kompetisi usia muda, termasuk Elite Pro Academy (EPA).
Samsul memiliki pengalaman panjang bersama sejumlah klub Indonesia. Ia mengawali karier profesional bersama Persibo Bojonegoro.
BACA JUGA: Pegadaian Championship 2026/2027 Resmi Dimulai, Laga Perdana PSIS vs PSPS di Jatidiri
Setelah itu, Samsul memperkuat sejumlah klub seperti Persela Lamongan, Arema, Persib Bandung, Barito Putera, Persita Tangerang, Persebaya Surabaya, Persis Solo, hingga Gresik United.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi Samsul ketika memasuki peran baru. Selama bertahun-tahun, ia telah merasakan persaingan berbagai level kompetisi sepak bola nasional.
Pernah Bela Persis Solo
Samsul Arif juga memiliki perjalanan bersama Persis Solo. Ia memperkuat Laskar Sambernyawa pada musim 2023/2024. Ketika berseragam Persis, Samsul tampil dalam 33 pertandingan. Ia mencatatkan lima gol dan dua assist.
Setelah meninggalkan Persis, Samsul melanjutkan karier bersama Gresik United. Ia kemudian kembali memperkuat Persela sebelum bergabung lagi dengan Persibo Bojonegoro.
Persibo menjadi klub terakhir yang diperkuat Samsul sebagai pemain profesional. Setelah musim 2025/2026 berakhir, ia memutuskan gantung sepatu.
BACA JUGA: Prediksi Susunan Pemain dan Skor PSIS vs PSPS: Mahesa Jenar Bidik Kemenangan Perdana
Kini, Samsul memulai fase baru bersama PSIS Academy. Tanggung jawabnya tidak lagi berkaitan langsung dengan pertandingan profesional.
Sebagai Direktur Teknik, ia akan terlibat dalam pengembangan pemain muda. Pengalaman sebagai striker senior dapat menjadi modal dalam memahami kebutuhan pemain yang sedang membangun karier.
Jadi Direktur Teknik PSIS Academy
Penunjukan Samsul menjadi babak baru bagi kariernya di sepak bola. Setelah puluhan tahun menjalani rutinitas sebagai pemain, ia kini masuk ke dunia pengembangan talenta.
Tugas tersebut membawa tantangan berbeda. Samsul perlu membantu membangun lingkungan pembinaan yang mampu mendukung perkembangan teknik, pemahaman permainan, serta kesiapan pemain muda menghadapi persaingan.
PSIS Development melalui penunjukannya juga menaruh perhatian pada pengembangan generasi baru Mahesa Jenar. Para pemain muda diharapkan memiliki jalur pembinaan yang semakin jelas menuju sepak bola profesional.
BACA JUGA: Rekap Pemain Baru PSIS Semarang di Liga 2: Sejumlah Eks Klub Liga 1 Merapat, Bidik Promosi
Dengan pengalaman bermain di sejumlah klub besar Indonesia, Samsul memiliki pengalaman menghadapi berbagai karakter kompetisi. Pengetahuan tersebut kini dapat diterapkan dalam proses pembinaan di PSIS Academy.
Perubahan peran itu membuat Samsul Arif tidak benar-benar meninggalkan dunia sepak bola. Ia hanya berpindah dari lapangan menuju ruang pembinaan.
Dari seorang striker yang bertugas mencetak gol, Samsul kini mendapat tanggung jawab membantu membentuk pemain-pemain muda. Perjalanan baru tersebut sekaligus membuka lembaran berikutnya dalam karier panjangnya di sepak bola Indonesia. (*)





