EkbisHeadlineNews Update

Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Sabet Empat Proper Emas

×

Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Sabet Empat Proper Emas

Sebarkan artikel ini
Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Sabet Empat Proper Emas

“Kami memberikan solusi kepada Komunitas Difabel di Desa Ampel yang kehilangan pekerjaan saat pandemi dengan mengajak menjadi agen Pertamina Delivery Service untuk mengantar tabung Bright Gas kepada konsumen menggunakan motor yang telah dimodifikasi serta dilengkapi dengan safety lock KDA untuk mengurangi resiko tergelincirnya tabung. Konsistensi FT Boyolali dalam memberdayakan difabel telah dirintis sejak tahun 2018 dengan mendirikan Sriekandi Patra, sanggar untuk melatih para difabel memiliki keterampilan membatik dan hasil pemberdayaan selama 5 tahun ini, telah ada 274 difabel yang memiliki keterampilan menjahit,membatik dan berwirausaha sebagai agen delivery Bright Gas,” ungkap Brasto.

Banyak Program pemberdayaan di tahun 2021 yang disusun untuk membangkitkan ekonomi warga dikarenakan pandemi Covid-19, seperti Fuel Terminal Rewulu yang mengembangkan sektor usaha jamur melalui penggunaan Automatic Smart Mushroom Boiler (ASROB) di desa Balecatur, Gamping, Kab. Sleman. Inovasi ini merupakan solusi atas kesulitan para petani yang kesulitan mendapatkan baglog jamur untuk usaha budidaya jamur. Hasilnya, inovasi ini tidak hanya meningkatkan pendapatan 25 petani jamur, namun juga mampu menurunkan emisi hingga 944,24 CO2/ tahun dan pemanfaatan limbah baglog hingga 361 Kg.

Cerita lainnya dari para Pendekar (Penderes Badak Karangsari), desa Karangsari, Cilacap  yang dibina oleh Fuel Terminal Maos, dengan bersinergi bersama para pengusaha Gula Semut, Pertamina mengembangkan Corporate Shared Value (CSV) dengan mengkonversikan kompor kayu bakar menjadi kompor LPG Bright Gas yang memangkas biaya produksi serta waktu produksi gula semut.

Hasilnya, tidak hanya dapat menurunkan emisi dari kayu bakar, tetapi juga membantu para pendekar tersebut untuk membuat pola bisnis modern dengan membantu sertifikasi proses produksi organik yang berstandar ekspor, penyusunan prosedur keselamatan produksi serta , pembentukan jaringan distribusi melalui Koperasi.  Atas inovasi dan perubahan sistem produksi tersebut, terdapat 160 warga yang mendapat manfaat peningkatan pendapatan dari berkembangnya bisnis Gula Semut.